Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat peran lembaga kemasyarakatan di tingkat desa. Salah satunya melalui kegiatan peningkatan kapasitas bagi para Ketua RT dan RW se-Desa Pondokkaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi yang digelar, pada Minggu (5/10/2025) di kawasan Batu Tapak Camping Ground, Desa Cidahu.
Kegiatan ini diikuti oleh 26 Ketua RT dan 6 Ketua RW, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Desa Pondokkaso Tonggoh. DPMD Kabupaten Sukabumi melalui Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa menghadirkan narasumber Koko Muhammad untuk memberikan pembekalan tentang tata kelola kelembagaan desa.
Koko menjelaskan bahwa penguatan kapasitas ini berfokus pada pemahaman terhadap tugas dan fungsi RT/RW sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 18 Tahun 2018 serta Peraturan Bupati Sukabumi Nomor 36 Tahun 2019 tentang Penataan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Lembaga Adat Desa (LAD).
“RT dan RW merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat. Karena itu, kami tekankan pentingnya tata kelola administrasi yang baik. Ada 13 jenis administrasi yang perlu dikelola dengan tertib agar pelayanan dan koordinasi di lingkungan masyarakat berjalan optimal,” ungkap Koko.
Ia berharap, pelatihan ini mampu meningkatkan profesionalitas para Ketua RT dan RW dalam menjalankan peran strategisnya. “Dengan pemahaman yang kuat, RT dan RW akan lebih mudah dalam menyusun laporan, merespons kebutuhan warga, dan berkoordinasi dengan pemerintah desa,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pondokkaso Tonggoh, Hendi, menyampaikan apresiasinya kepada DPMD Kabupaten Sukabumi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kelembagaan desa.
“Peningkatan kapasitas ini sangat penting agar setiap lembaga di desa memahami perannya. Kalau semua paham tupoksi masing-masing, arah pembangunan akan lebih jelas dan terarah,” ujar Hendi.
Ia juga menegaskan bahwa kesolidan antarlembaga di desa menjadi kunci utama dalam membangun masyarakat yang mandiri dan sejahtera. “Kami ingin membangun semangat kebersamaan. Seperti pepatah Sunda, ka cai jadi saleuwi, ka darat jadi salebak sauyunan, artinya kita harus bersatu dalam setiap langkah untuk mencapai tujuan bersama,” tuturnya.
Hendi berharap hasil dari kegiatan tersebut dapat langsung diterapkan oleh para peserta di wilayah masing-masing. “Semoga ilmu yang didapat bisa menjadi bekal dalam menjalankan tugas dan pelayanan masyarakat. Dengan dukungan DPMD, kami yakin kelembagaan desa akan semakin kuat dan profesional,” pungkasnya.





