Wakili Provinsi Jabar, ASTA Sukabumi Raih Prestasi Gemilang di Fornas VIII NTB

ASTA Sukabumi Harumkan Jabar! Tim ASTA sukses sumbang emas dan perunggu di Fornas VIII NTB 2025, jadi satu-satunya penyumbang emas Jabar dari cabang silat tradisi. (Foto: Faisal).

Sukabumi | Matanusa.net – Di balik keterbatasan, lahir semangat juang luar biasa. Inilah kisah inspiratif dari Asosiasi Seni Tarung Tradisi (ASTA) Kabupaten Sukabumi, yang mewakili Kontingen Provinsi Jawa Barat dalam ajang Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB), dan berhasil menyumbangkan satu medali emas dan satu perunggu untuk Tanah Pasundan.

Berangkat dari Sukabumi pada 26 Juli 2025 dengan transportasi bus malam karena keterbatasan anggaran, sebanyak 10 pegiat dan 2 pelatih ASTA membawa harapan dan tekad besar. Mewakili Jawa Barat, mereka tidak hanya tampil, tapi membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan terbaik di cabang silat tradisi.

Ajang Fornas VIII berlangsung di GOR Turide Padepokan Mataram, NTB, dengan jadwal resmi mulai 29 Juli hingga 1 Agustus 2025. Hari pertama diisi dengan keabsahan data, timbang badan, pemeriksaan medis, dan technical meeting. Sedangkan pertandingan inti digelar pada 30 dan 31 Juli 2025.

Sukabumi Sumbang Emas Satu-satunya untuk Jabar dari INORGA ASTA

Prestasi tertinggi diraih oleh Ami Risnawati, atlet silat tradisi asal Ciutara, Pondokkasolandeuh, Parungkuda yang kini berdomisili di Jayabakti, Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Di bawah bimbingan pelatih yang setia mendampingi sejak masa persiapan, Ami berhasil meraih medali emas, yang menjadi satu-satunya emas yang diraih Jawa Barat dari cabang INORGA ASTA.

Tak hanya itu, Muhammad Alza Riyu Abdillah, juga dari Jayabakti, Cidahu, turut memperkuat nama Sukabumi dengan menyumbangkan medali perunggu, setelah menampilkan laga apik dan penuh determinasi.

Sukabumi Sabet Medali di Fornas VIII! Para atlet silat tradisi dari ASTA Sukabumi sukses raih medali emas dan perunggu di ajang Fornas VIII NTB 2025. Bukti kerja keras dan semangat luar biasa!

Ketua ASTA: Kami Bawa Nama Sukabumi dan Jawa Barat

Ketua ASTA Kabupaten Sukabumi, Galang Arief Nurrachman, mengungkapkan rasa haru dan bangga atas pencapaian luar biasa ini.

“Kami berangkat dengan segala keterbatasan, tapi semangat anak-anak luar biasa. Kami membawa nama ASTA Sukabumi, tapi lebih dari itu, kami membawa nama besar Provinsi Jawa Barat. Alhamdulillah, kami bisa pulang dengan membawa medali, bukan hanya untuk daerah, tapi juga untuk provinsi tercinta,” ujar Galang.

Ia menambahkan, perjuangan panjang dimulai jauh sebelum keberangkatan, di mana ASTA harus berjuang mencari dukungan logistik dan dana keberangkatan. Berkat kerja sama dan dukungan KORMI Kabupaten Sukabumi serta fasilitasi dari Disbudpora Kabupaten Sukabumi, para pegiat akhirnya bisa diberangkatkan.

“Bagi kami, Fornas ini bukan sekadar event. Ini adalah panggung pembuktian bahwa silat tradisi dari kampung pun bisa berdiri sejajar dengan yang lain. Dan Sukabumi bisa!”

Semangat Juara dari Sukabumi!
Para pegiat KORMI Kabupaten Sukabumi tampil gemilang di Fornas VIII NTB 2025, buktikan tekad dan prestasi membanggakan di panggung nasional.

Prestasi yang Lahir dari Ketulusan dan Gotong Royong

Prestasi ini membuktikan bahwa olahraga masyarakat, khususnya silat tradisi yang menjadi bagian dari warisan budaya bangsa, bisa berkembang pesat bila mendapat ruang dan dukungan. ASTA menjadi contoh nyata bahwa dengan pelatihan konsisten, pembinaan lokal, dan semangat komunitas, atlet daerah mampu menembus level nasional bahkan menorehkan prestasi,” tutup Galang.

KORMI Jawa Barat pun patut berbangga, karena dari sekian banyak daerah yang berpartisipasi di INORGA ASTA, hanya Sukabumi yang mampu menyumbang medali emas. Hal ini semakin menegaskan posisi Kabupaten Sukabumi sebagai lumbung atlet silat tradisi yang berpotensi mewakili Jawa Barat di berbagai event olahraga budaya.

Pos terkait