Sukabumi | Matanusa.net — Warga Kampung Ciaul, Desa Mekarjaya, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan sesosok pria muda yang sudah tak bernyawa di pematang sawah, kawasan kaki Taman Nasional Gunung Halimun Salak, pada Kamis (3/7/2025). Korban diketahui berinisial WD (25), warga Jakarta, ditemukan tertelungkup tertimpa sepeda motor Honda PCX putih bernopol B 3525 UUY.
Informasi awal diterima Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kabandungan, Yusuf, sekitar pukul 09.00 WIB. Awalnya warga melaporkan adanya dugaan kecelakaan motor di galengan sawah, jalan setapak buntu yang jarang dilalui orang.
“Tadi saya mendapatkan laporan jam 9 pagi, katanya ada motor tergeletak di sawah, dengan seorang pria tertimpa di dekatnya. Lokasinya memang jauh dari permukiman warga, di jalan tanah yang buntu,” terang Yusuf saat dikonfirmasi.
Penemuan mayat itu bermula saat seorang ibu warga setempat, Bu Arsih, hendak pergi ke kebun. Ketika melewati sawah milik Pak Acun, yang bersebelahan dengan lahan Pak Oman, ia melihat motor tergeletak di pematang sawah. Di dekatnya tampak tubuh seorang pria yang tidak bergerak. Panik, Bu Arsih segera melapor ke Ketua RT setempat, Pak Api, yang kemudian meneruskan ke pihak desa dan polisi. Tak lama, warga pun ramai berdatangan ke lokasi kejadian.
Menurut keterangan Pak Oman, salah satu warga yang memiliki lahan di area itu, ia sempat mendengar suara motor melintas sekitar pukul 02.00 dini hari.
“Waktu itu saya dengar suara motor jam 2-an malam. Tapi saya nggak lihat siapa, karena memang jalan ke arah sana buntu dan nggak ada rumah lagi di ujungnya,” ujarnya.
Tim Polsek Kalapanunggal, Polres Sukabumi, serta tim Inafis langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Korban diketahui mengenakan sweater biasa dan bercelana pendek, sementara di bagasi motornya ditemukan jaket ojek online. Selain itu, dari saku celana korban ditemukan pil diduga eximer, serta sebuah kantong plastik hitam berisi minuman keras.
Kapolsek Kalapanunggal, AKP M. Damar Gunawan, S.Pd., yang dimintai keterangan membenarkan adanya temuan mayat tersebut, namun belum dapat memastikan penyebab pasti kematian.
“Kasus ini sudah kami limpahkan penanganannya ke Polres Sukabumi untuk penyelidikan lebih lanjut. Dugaan sementara memang kecelakaan, tapi kami belum bisa menyimpulkan. Hasil visum menunggu dari RSUD Sekarwangi,” jelasnya.
Korban telah dievakuasi ke Puskesmas Kabandungan untuk pemeriksaan awal, kemudian dirujuk ke RSUD Sekarwangi untuk visum dan identifikasi lanjutan. Dari pemeriksaan awal, Damar menyebut tampak ada memar di bagian bahu korban.
“Katanya ada sedikit memar di bagian bahu, tapi detailnya nanti hasil visum yang menentukan,” tutup Damar.
Peristiwa ini sempat menyita perhatian warga setempat. Hingga kini polisi masih mendalami apakah peristiwa ini murni kecelakaan tunggal atau ada unsur lain yang menyebabkan korban tewas di lokasi terpencil tersebut. Pihak keluarga korban juga telah dihubungi untuk proses penjemputan jenazah.





