Sukabumi Kota | Matanusa.net – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti kegiatan Halalbihalal yang digelar oleh PKK Kelurahan Sukakarya, pada Rabu (23/4/2025), di Aula Kelurahan Sukakarya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Bidang 1 TP-PKK Kota Sukabumi, Kia Florita, serta kader-kader PKK dari berbagai RT dan RW se-Kelurahan Sukakarya.
Camat Warudoyong, Sandra Teguh Utama, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar kegiatan halalbihalal ini menjadi momentum untuk terus menebar kebaikan dan mendorong kemajuan kegiatan kemasyarakatan.
“Kelurahan Sukakarya ini padat penduduknya dan telah menunjukkan prestasi, termasuk menjadi peraih Harapan Kedua P2WKSS tingkat Jawa Barat. Kami telah melatih 100 kader dan hasilnya mulai terlihat di bidang ekonomi dan budaya,” jelas Sandra.
Sementara itu, Kia Florita dalam sambutannya menekankan pentingnya peran kader PKK, khususnya Pokja 1, dalam penguatan nilai-nilai religius di masyarakat. Ia menyampaikan bahwa program Khotmil Qur’an dan Magrib Mengaji akan kembali digiatkan di setiap kelurahan, termasuk pelaksanaan lomba hafalan Al-Qur’an tingkat kecamatan.
“Anak-anak akan belajar mengaji dengan bimbingan guru di ruang kelas agar lebih fokus. Ini bagian dari upaya kami membangun generasi religius,” ujar Kia.
Tak hanya bidang keagamaan, Kia juga menyinggung peningkatan literasi masyarakat melalui Pokja 2. Ia menyoroti pentingnya edukasi literasi digital di tengah gempuran konten audio visual yang menjadi konsumsi harian anak-anak.
“Kita perlu edukasi tentang dampak negatif digitalisasi dan bagaimana menggunakan teknologi dengan bijak,” katanya.
Kia juga memberikan perhatian besar pada penguatan sektor UMKM. Ia mendorong para pelaku usaha untuk memanfaatkan media sosial dalam mempromosikan produknya serta menjaga kualitas secara konsisten.
“Kita harus kolaborasi, bukan saling menjatuhkan. Produk UMKM tidak akan tertukar, dan promosi bersama akan memperluas pasar,” tegasnya. Ia bahkan mengungkapkan rencana kerja sama dengan Trans TV untuk mempromosikan makanan dan produk khas Sukabumi di tingkat nasional.
Menutup sambutannya, Kia mengingatkan pentingnya menjaga hati dalam bekerja dan menjauhi politik praktis. “Kami hadir bukan untuk berpolitik, tetapi untuk membangun. Jangan kotori hati, karena hati yang kotor, jangankan Tuhan, binatang pun enggan mendekat,” tuturnya.
Ia pun menegaskan komitmen TP-PKK untuk menciptakan ekosistem yang ramah bagi tumbuh kembang anak-anak di Kota Sukabumi. “Anak-anak harus punya ruang yang bagus. Akan ada program khusus untuk remaja, dan kami akan menggandeng semua elemen masyarakat,” pungkas Kia.





