Sukabumi | Matanusa.net – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sukabumi turut berperan dalam mematangkan kesiapan lahan untuk rencana pembangunan fasilitas keamanan laut Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) RI di Kecamatan Ciracap.
Pembahasan tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Hasil Survei Lahan BAKAMLA RI yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, SH., MM., di Pendopo Sukabumi, Jumat (16/10/2026).
Dalam rapat tersebut, BPKAD bersama perangkat daerah terkait membahas inventarisasi sejumlah opsi lahan milik pemerintah daerah yang akan dipertimbangkan untuk pembangunan fasilitas penunjang keamanan laut, termasuk menara radar BAKAMLA RI dan mess TNI Angkatan Laut (TNI AL).
Kejelasan status hukum dan kelengkapan dokumen menjadi perhatian utama dalam proses tersebut. BPKAD memiliki peran penting dalam penataan administrasi serta pendataan aset daerah agar pemanfaatannya berjalan sesuai ketentuan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, menegaskan bahwa legalitas aset harus dipastikan sebelum lahan dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan.
“Legal standing-nya harus diurus terlebih dahulu agar bagian aset lebih mudah mendatanya. Yang penting seluruh aset daerah kita aman terlebih dahulu,” ujarnya.
Melalui koordinasi tersebut, BPKAD diharapkan dapat mendukung proses inventarisasi dan penertiban administrasi aset secara cermat, sehingga lahan yang dipertimbangkan untuk pembangunan memiliki kejelasan status kepemilikan dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
Rapat koordinasi turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Administrasi Umum, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sukabumi.
Penataan aset yang tertib dan akuntabel menjadi bagian penting dalam mendukung rencana pembangunan fasilitas keamanan laut di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.





