Dppkb Sukabumi Dukung Layanan KB Terintegrasi di Rsud Sekarwangi

Foto: Dppkb Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat dukungan terhadap program pembangunan keluarga, pelayanan Keluarga Berencana (KB), serta percepatan penurunan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Upaya tersebut sejalan dengan penguatan pelayanan kesehatan dan keluarga berencana di Kabupaten Sukabumi.

Salah satu bentuk sinergi tersebut terlihat dalam kunjungan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga sekaligus Wakil Kepala BKKBN RI, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, ke Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Minggu (11/10/2026). Dalam kunjungan itu, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas mendampingi Wamen BKKBN untuk melihat secara langsung hasil kolaborasi berbagai pihak dalam penanganan stunting di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, S.I.P., M.M., menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, baik pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, maupun masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk memperkuat program pembangunan keluarga serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesehatan keluarga.

Menurutnya, DPPKB memiliki peran dalam mendukung pelaksanaan program KB dan pembangunan keluarga, termasuk mendorong edukasi serta pendampingan kepada masyarakat. Melalui koordinasi lintas sektor, berbagai program diharapkan dapat berjalan secara terpadu sesuai kebutuhan keluarga.

“Percepatan penurunan stunting membutuhkan komitmen bersama dan koordinasi yang berkelanjutan. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, sektor kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain penguatan kolaborasi dalam penanganan stunting, dukungan terhadap pelayanan KB juga terlihat melalui kegiatan monitoring pelayanan kontrasepsi mantap oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar di Ruang Operasi UOBK RSUD Sekarwangi, Minggu (11/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Ade Suryaman, Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Direktur Utama RSUD Sekarwangi, serta Sekretaris Dinas Kesehatan.

Monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan pelayanan kontrasepsi mantap melalui Metode Operasi Wanita (MOW) atau tubektomi dan Metode Operasi Pria (MOP) atau vasektomi. Pelayanan ini merupakan metode kontrasepsi melalui tindakan medis yang dapat dipertimbangkan oleh pasangan berdasarkan kebutuhan, kondisi, dan keputusan masing-masing.

Keterlibatan DPPKB dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari koordinasi antara program keluarga berencana dan fasilitas pelayanan kesehatan. Sinergi ini penting untuk mendukung terselenggaranya layanan KB yang terintegrasi, dengan tetap memperhatikan prosedur medis, keselamatan pasien, pemberian informasi yang memadai, serta persetujuan peserta secara sadar.

Eka Nandang Nugraha menyampaikan bahwa penguatan program KB dan upaya percepatan penurunan stunting merupakan bagian dari upaya pembangunan keluarga yang perlu didukung secara berkesinambungan. Edukasi mengenai perencanaan keluarga, kesehatan, serta pendampingan kepada masyarakat menjadi aspek penting dalam mendukung keluarga yang lebih berkualitas.

Ia menambahkan, koordinasi dengan perangkat daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan perlu terus dilakukan agar pelaksanaan program sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, pelayanan KB tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan kontrasepsi, tetapi juga didukung informasi yang jelas sehingga masyarakat dapat menentukan pilihan secara tepat.

“DPPKB Kabupaten Sukabumi terus mendorong kolaborasi lintas sektor, baik dalam mendukung percepatan penurunan stunting maupun penguatan pelayanan keluarga berencana. Kami berharap sinergi yang sudah terjalin dapat terus ditingkatkan agar program pembangunan keluarga berjalan optimal dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.

Melalui penguatan koordinasi antara DPPKB, pemerintah daerah, dan fasilitas pelayanan kesehatan seperti RSUD Sekarwangi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat terus mengembangkan pelayanan keluarga berencana yang terintegrasi sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Pos terkait