Seren Taun ke-658, Bupati: Bukti Keteguhan Jaga Warisan Leluhur

Foto: Dokpim.

Sukabumi | Matanusa.net – Denting tradisi dan nilai-nilai leluhur kembali menggema di Kasepuhan Gelar Alam, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Di tengah derasnya perkembangan zaman, masyarakat adat tetap teguh menjaga warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Hal itu terlihat dalam puncak Upacara Adat Seren Taun ke-658 yang digelar Minggu (4/10/2026). Mengusung tema “Nyoreang Alam Katukang, Nyawang Alam Nu Bakal Datang”, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mengenang perjalanan leluhur sekaligus menatap masa depan dengan tetap berpegang pada nilai-nilai adat.

Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Wakil Bupati H. Andreas, unsur Forkopimda dan Forkopimcam turut hadir dalam perhelatan budaya tersebut.

Beragam tradisi khas Kasepuhan Gelar Alam ditampilkan dalam rangkaian acara. Mulai dari prosesi Angkat Ampih Pare ka Leuit, sarasehan bersama Baris Olot Kasepuhan, hingga pertunjukan Dongdang, Dog-dog Lojor, Debus, Lisung, Rengkong, Gondang Buhun dan Tari Tani.

Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, keberlangsungan Seren Taun hingga ke-658 menjadi bukti bahwa masyarakat adat Kasepuhan Gelar Alam tetap memiliki komitmen kuat dalam menjaga warisan leluhur.

“Pelaksanaan Seren Taun ke-658 ini merupakan bukti keteguhan, konsistensi, dan kecintaan masyarakat adat dalam melestarikan warisan budaya,” ujar Asep Japar.

Menurutnya, pelestarian adat tidak sebatas menjaga tradisi dan kesenian, tetapi juga berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, kata dia, turut menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan serta keseimbangan kehidupan masyarakat adat.

Pemkab Sukabumi, lanjut Asep, terus mendorong upaya pengakuan Kasepuhan Gelar Alam sebagai bagian dari Warisan Budaya Takbenda (WBTB).

Selain pelestarian adat, pemerintah daerah juga melihat potensi besar kawasan Kasepuhan Gelar Alam untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata budaya, tanpa menghilangkan nilai-nilai adat yang menjadi identitas masyarakat setempat.

“Pemkab Sukabumi berkomitmen mendukung pelestarian adat serta pengembangan potensi kawasan ini sebagai destinasi wisata budaya unggulan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Adat Kasepuhan Gelar Alam, Abah Ugi Sugriana Rakasiwi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Seren Taun ke-658.

“Alhamdulillah, penyelenggaraan Seren Taun berjalan lancar,” pungkasnya.

Seren Taun ke-658 menjadi gambaran bahwa kemajuan zaman tidak serta-merta menghapus jejak tradisi. Di Kasepuhan Gelar Alam, warisan leluhur tetap dirawat, dijalankan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Pos terkait