Respons Cepat Dpkp Sukabumi, Warga Terjatuh ke Sumur Berhasil Dievakuasi

Foto: DPKP Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi kembali menunjukkan respons cepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui operasi nonkebakaran. Petugas dikerahkan untuk melakukan evakuasi terhadap seorang warga yang terjatuh ke dalam sumur warga di Kampung Nagrak, RT 03/RW 04, Desa Limbangan, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (12/9/2026).

Kejadian tersebut diketahui setelah masyarakat setempat melaporkan adanya warga yang terjatuh ke dalam sumur kepada petugas pemadam kebakaran di wilayah Sukaraja. Laporan tersebut kemudian diterima oleh petugas penerima laporan, Bapak Eman, pada pukul 09.14 WIB.

Mendapatkan laporan tersebut, DPKP Kabupaten Sukabumi langsung merespons dengan mengerahkan personel ke lokasi kejadian. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB untuk melakukan penanganan dan proses evakuasi.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, DPKP Kabupaten Sukabumi mengerahkan kekuatan personel dari beberapa pos, yakni Pos 7 Sukaraja, Pos 4 Parungkuda, Pos 5 Cibadak, dan Pos 6 Cisaat.

Personel dari sejumlah pos tersebut bekerja sama dalam melakukan proses evakuasi dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, baik terhadap korban maupun petugas yang berada di lokasi. Penanganan dilakukan hingga proses evakuasi dapat diselesaikan.

Setelah melalui proses penanganan selama kurang lebih dua jam, operasi evakuasi akhirnya dinyatakan selesai pada pukul 11.55 WIB.

Kepala DPKP Kabupaten Sukabumi, Drs. H. Budianto, M.Si., mengatakan bahwa operasi nonkebakaran merupakan bagian penting dari pelayanan DPKP kepada masyarakat. Menurutnya, petugas tidak hanya bertugas menangani kebakaran, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam berbagai situasi penyelamatan dan kondisi darurat yang membutuhkan kehadiran personel.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan yang cepat dan responsif terhadap setiap laporan masyarakat. Ketika ada kejadian yang membutuhkan pertolongan dan penyelamatan, personel kami harus siap bergerak ke lokasi,” ujar Budianto.

Ia menegaskan, koordinasi antarpersonel dan antarpos menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran proses penanganan di lapangan. Dengan adanya dukungan dari beberapa pos, petugas dapat memperkuat sumber daya dalam menghadapi kondisi darurat.

“Kesiapsiagaan personel menjadi hal yang sangat penting. Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan, tentunya dengan tetap mengutamakan keselamatan korban maupun petugas,” katanya.

Budianto juga mengapresiasi masyarakat yang segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas. Menurutnya, kecepatan masyarakat dalam memberikan informasi sangat membantu petugas untuk segera melakukan tindakan penyelamatan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu untuk segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat. Semakin cepat laporan diterima, semakin cepat pula petugas dapat melakukan penanganan,” ujarnya.

Berdasarkan laporan sementara, dalam kejadian tersebut belum terdapat keterangan mengenai kerugian material. Sementara itu, proses penanganan dilakukan oleh personel DPKP Kabupaten Sukabumi dari empat pos yang dikerahkan ke lokasi.

Kejadian ini sekaligus menjadi bukti bahwa keberadaan DPKP Kabupaten Sukabumi tidak hanya berperan dalam penanganan kebakaran, tetapi juga memberikan pelayanan penyelamatan kepada masyarakat dalam berbagai kondisi darurat.

DPKP Kabupaten Sukabumi di bawah kepemimpinan Drs. H. Budianto, M.Si., terus mendorong peningkatan kesiapsiagaan personel serta penguatan pelayanan agar masyarakat dapat memperoleh pertolongan secara cepat ketika menghadapi keadaan darurat.

“Kami akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan kepada masyarakat. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami untuk memberikan rasa aman dan membantu masyarakat ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan,” pungkasnya.

Pos terkait