Sukabumi | Matanusa.net – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 semakin dekat. Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mematangkan kesiapan kontingen agar mampu tampil optimal dalam ajang olahraga terbesar tingkat Jawa Barat tersebut.
Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengikuti Rapat Persiapan Porprov XV Jawa Barat 2026 bersama Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi di Aula Nonon Sontanie, Kompleks Pemerintah Kota Bekasi, pada Jumat (4/9/2026).
Rapat tersebut diikuti para kepala daerah serta jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten dan kota se-Jawa Barat. Pertemuan ini menjadi forum koordinasi untuk memastikan kesiapan masing-masing daerah menjelang pelaksanaan Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada 7-20 November 2026 di Kota Bekasi.
Bagi Kabupaten Sukabumi, rapat tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan persiapan kontingen dilakukan secara terarah dan terukur. Kesiapan tidak hanya menyangkut atlet yang akan berlaga, tetapi juga aspek teknis, koordinasi, pembinaan, hingga dukungan pemerintah daerah.
Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa Porprov menjadi salah satu momentum penting untuk mengukur hasil pembinaan olahraga prestasi di daerah.
Menurutnya, pencapaian prestasi tidak dapat diraih secara instan. Dibutuhkan pembinaan berkelanjutan, kesiapan atlet, kerja keras para pelatih, serta dukungan seluruh pihak.
“Persiapan harus dilakukan dengan matang agar para atlet Kabupaten Sukabumi dapat tampil maksimal dan memberikan prestasi terbaik bagi daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, koordinasi antara pemerintah daerah, KONI, cabang olahraga, pelatih, dan atlet harus terus diperkuat. Dengan persiapan yang semakin dimatangkan, berbagai kebutuhan kontingen diharapkan dapat terpenuhi sebelum kompetisi dimulai.
“Yang terpenting seluruh unsur bergerak bersama. Kita ingin kontingen Kabupaten Sukabumi datang dengan persiapan yang baik dan mampu memberikan hasil yang membanggakan,” pungkasnya.
Porprov XV Jawa Barat 2026 pun diharapkan tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan atlet sekaligus momentum mengangkat nama Kabupaten Sukabumi di tingkat Jawa Barat.





