Jelang Peletakan Batu Pertama, Sekda Sukabumi Ikuti Gotong Royong di Jembatan Leuwidingding

Foto: Dokpim.

Sukabumi | matanusa.net – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, menghadiri apel persiapan sekaligus kegiatan bersih-bersih lokasi yang akan menjadi tempat peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Leuwidingding, di Kampung Leuwidingding, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian gotong royong peduli lingkungan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Angkatan Laut sekaligus menyambut Hari Jadi ke-156 Kabupaten Sukabumi.

Kehadiran Sekda H. Ade Suryaman menunjukkan dukungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi terhadap pembangunan infrastruktur sekaligus upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitar lokasi pembangunan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel dan penyerahan alat kebersihan secara simbolis kepada perwakilan peserta. Selanjutnya, peserta bersama-sama melakukan pembersihan di sekitar area Jembatan Leuwidingding dan aliran sungai.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Asisten Teritorial Koarmada RI, Laksamana Budi Mulyadi, S.E., M.Tr.Opsla., hadir mewakili sekaligus membacakan amanat tertulis Panglima Koarmada RI, Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., CHRMP.

Dalam amanat tersebut, disampaikan apresiasi terhadap sinergi berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat dinilai penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman.

“Kebersihan lingkungan tidak dapat dijaga oleh hanya satu orang atau satu pihak. Dibutuhkan kepedulian dan partisipasi bersama, mulai dari unsur pemerintah, TNI-Polri, lembaga kemasyarakatan, hingga seluruh lapisan masyarakat,” ujar Laksamana Budi Mulyadi saat membacakan amanat Panglima Koarmada RI.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga ekosistem sungai. Sampah yang menumpuk di bantaran maupun aliran sungai dapat mengganggu aliran air serta menimbulkan berbagai persoalan lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, mari kita jadikan momentum untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan. Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan harus terus ditumbuhkan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat semangat gotong royong menjelang pembangunan Jembatan Leuwidingding. Infrastruktur ini diharapkan nantinya dapat memberikan kemudahan akses bagi masyarakat serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga Jampangtengah dan wilayah sekitarnya.

Sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, pemerintah desa, serta masyarakat menjadi bagian penting agar proses pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pos terkait