BANDAR LAMPUNG | Matanusa.net – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PWDPI melalui UMKM Merah Putih menggelar Kelas Baking sebagai upaya meningkatkan keterampilan masyarakat di bidang kuliner sekaligus mendorong lahirnya pelaku usaha baru. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Nusadaya Academy, Sabtu (1/8/2026), diikuti sekitar 50 peserta dengan antusias.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP PWDPI, M. Nurullah RS. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelatihan keterampilan merupakan salah satu langkah nyata untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
“Ilmu yang didapat hari ini merupakan bekal yang sangat berharga untuk membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan ilmu ini sebaik-baiknya dan terus mengembangkan kemampuan hingga mampu menciptakan usaha yang sukses,” ujarnya.
Ketua UMKM Merah Putih PWDPI, Santi Dessyani, SE., mengatakan bahwa pelatihan ini menjadi wujud komitmen organisasi dalam mendukung masyarakat agar memiliki keterampilan yang bernilai ekonomi.
“Kami ingin membuktikan bahwa dengan keterampilan yang tepat, setiap orang dapat mandiri dan menciptakan peluang usaha dari rumah. Semoga seluruh peserta terus berkarya dan mampu menjadi pengusaha kuliner yang sukses,” katanya.
Sementara itu, Chef Reni dan Chef Adi selaku pemateri menyampaikan apresiasi kepada PWDPI dan UMKM Merah Putih atas kepercayaan yang diberikan untuk berbagi ilmu kepada para peserta.
“Hari ini kami tidak hanya mengajarkan cara membuat kue dan roti, tetapi juga bagaimana menghasilkan produk yang memiliki nilai jual. Jangan pernah takut mencoba, karena setiap proses adalah bagian dari perjalanan menuju kesuksesan,” ujar Chef Reni.
Pelatihan ini diikuti sekitar 50 peserta yang seluruhnya berhak menerima sertifikat sebagai bukti telah mengikuti kegiatan. Sertifikat tersebut diharapkan dapat menjadi modal awal bagi peserta untuk memulai maupun mengembangkan usaha di bidang kuliner.
Ketua Umum DPP PWDPI berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mencetak pelaku UMKM yang kreatif, mandiri, dan mampu bersaing di dunia usaha. “Semoga ilmu yang diperoleh hari ini menjadi awal lahirnya wirausahawan baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya.