Sukabumi | Matanusa.net – Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, menerima audiensi jajaran pengurus Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi Raya di Pendopo Sukabumi, pada Kamis (16/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dengan kalangan mahasiswa untuk membahas berbagai gagasan strategis dalam mendukung pembangunan Kabupaten Sukabumi.
Ketua DPC GMNI Sukabumi Raya, Aris Gunawan, menyampaikan bahwa organisasinya telah menyusun sejumlah kajian komprehensif mengenai berbagai sektor pembangunan di Kabupaten Sukabumi. Kajian tersebut mencakup bidang infrastruktur, perekonomian, pariwisata, pertanian, hingga isu-isu strategis lainnya yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah.
Menurutnya, hasil kajian tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata GMNI sebagai organisasi mahasiswa dalam memberikan masukan yang konstruktif bagi kemajuan daerah.
“Kami memiliki hasil kajian yang cukup mendalam mengenai berbagai persoalan dan potensi Kabupaten Sukabumi. Harapannya, kajian ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah,” ujar Aris.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas mengapresiasi inisiatif GMNI yang telah menghadirkan gagasan berbasis kajian akademis. Ia menilai keterlibatan mahasiswa dalam memberikan masukan merupakan bagian penting dari proses pembangunan yang partisipatif.
Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan berbagai pandangan dan pemikiran dari seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan organisasi mahasiswa, agar kebijakan yang diambil semakin tepat sasaran.
“Ini merupakan langkah yang sangat positif. Selain menjalankan fungsi sebagai kontrol sosial, mahasiswa juga memberikan kontribusi melalui gagasan dan hasil kajian yang dapat menjadi masukan berharga bagi pemerintah daerah,” ungkap H. Andreas.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengajak GMNI Sukabumi Raya untuk terus menjalin komunikasi dan memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Sukabumi melalui sinergi dan kolaborasi. Pemerintah terbuka terhadap ide, kritik yang membangun, serta berbagai gagasan yang lahir dari kalangan mahasiswa demi kemajuan daerah,” pungkasnya.





