Sukabumi | Matanusa.net – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, H. Aep Majmudin, menerima penghargaan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia atas dedikasi dan kinerja luar biasa dalam meningkatkan produksi padi secara signifikan di Kabupaten Sukabumi.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian RI, Letjen TNI (Purn) Irham Waroihan, S.Sos, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan sektor pertanian Kabupaten Sukabumi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Prestasi tersebut tidak terlepas dari implementasi program inovasi SANGKURIANG (Swasembada Pangan Berkelanjutan dan Kemandirian Pangan) yang digagas dan dijalankan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi. Program ini berhasil mendorong peningkatan luas tanam, luas panen, hingga produksi padi secara signifikan.
Berdasarkan capaian yang berhasil diraih, Kabupaten Sukabumi mencatat surplus Luas Tambah Tanam (LTT) padi sebesar 18.751 hektare atau meningkat 18,29 persen pada periode Oktober–Maret Tahun Tanam 2024/2025 hingga 2025/2026.
Selain itu, Kabupaten Sukabumi juga mencatat peningkatan Luas Panen KSA sebesar 18.887 hektare atau naik 28,71 persen pada periode Januari–Juni 2026. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi di Provinsi Jawa Barat.
Tidak hanya itu, realisasi produksi Gabah Kering Giling (GKG) Kabupaten Sukabumi pada periode Januari–Juni 2026 mencapai 633.048 ton, sebuah angka yang menunjukkan kontribusi besar daerah terhadap upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.
H. Aep Majmudin menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh insan pertanian di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dedikasi para petani, penyuluh pertanian, Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), pemerintah daerah, serta berbagai pihak yang terus bersinergi dalam membangun sektor pertanian yang maju dan berkelanjutan.
“Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh petani dan insan pertanian Kabupaten Sukabumi yang selama ini bekerja tanpa lelah menjaga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan daerah,” ujarnya.
Meski berhasil meraih berbagai capaian membanggakan, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa upaya peningkatan produksi pangan akan terus dilakukan. Hal tersebut dibuktikan dengan komitmen yang disepakati dalam pertemuan di Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang pada 5 Juni 2026 lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Kabupaten Sukabumi resmi menyepakati target baru Luas Tambah Tanam (LTT) sebesar 11.114 hektare untuk bulan Juni 2026 sebagai bagian dari langkah berkelanjutan dalam menjaga ketersediaan pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.
Dengan berbagai capaian tersebut, Kabupaten Sukabumi semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah lumbung pangan unggulan di Jawa Barat yang terus berkontribusi nyata dalam mendukung program swasembada pangan Indonesia.





