Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi terus memperkuat upaya peningkatan kualitas hasil pertanian melalui pendampingan intensif kepada para petani dalam pengembangan beras premium berkualitas. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan wawancara bersama Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Cisaat, pada Senin (18/5/2026).
Koordinator BPP Cisaat, Andi, menjelaskan bahwa Balai Penyuluhan Pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kapasitas petani, khususnya melalui tiga fungsi utama, yakni fasilitasi, transfer teknologi, dan konsultasi pertanian.
“BPP memiliki tugas dalam melakukan fasilitasi, transfer teknologi, serta konsultasi kepada para petani. Saat ini, kami melakukan pendampingan terhadap sekitar 65 kelompok tani dari total 1.365 kelompok tani yang ada di Kabupaten Sukabumi, meliputi sektor tanaman pangan, hortikultura, hingga perkebunan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan dalam menghasilkan beras premium tidak terlepas dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk dukungan program Kementerian Pertanian RI melalui pengembangan Agrihub dari hulu hingga hilir.
“Produksi beras premium ini hadir melalui proses bimbingan dan pendampingan yang terintegrasi, mulai dari kementerian pertanian hingga pelaksanaan di lapangan,” tambahnya.
Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan mutu produk pertanian daerah melalui penguatan kelembagaan petani, pemanfaatan teknologi pertanian, serta pendampingan penyuluh di lapangan,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi yang berkesinambungan antara penyuluh pertanian, kelompok tani, dan berbagai pihak terkait, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi berharap sektor pertanian daerah semakin maju, produktif, dan mampu menghasilkan komoditas unggulan yang berdaya saing tinggi di pasar regional maupun nasional.





