Sukabumi | Matanusa.net — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi menunjukkan respons cepat dalam menangani lonjakan volume sampah pasca perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Memasuki hari ketiga setelah Lebaran, pada Senin (23/3/2026), petugas DLH dikerahkan secara masif ke berbagai wilayah guna memastikan kondisi lingkungan tetap bersih dan nyaman.
Kegiatan bersih-bersih ini menjadi agenda rutin tahunan yang dilakukan DLH sebagai langkah antisipatif terhadap peningkatan sampah, baik organik maupun anorganik, yang umumnya melonjak setelah malam takbiran, arus mudik, hingga aktivitas silaturahmi masyarakat.
Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas lingkungan hidup.
“Fokus utama kami adalah mengendalikan lonjakan sampah pasca Lebaran, terutama dari sisa makanan dan kemasan plastik. Ini penting agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.
DLH tidak hanya bergerak di satu titik, melainkan menyasar seluruh wilayah kerja yang terbagi dalam enam koordinator wilayah (korwil). Mulai dari kawasan Cicaracap, Cisaat, Cicurug, Palabuhanratu, Cibadak hingga Surade menjadi sasaran pembersihan secara serentak.
Melalui kegiatan ini, DLH juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, tidak hanya saat momen Lebaran, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Sinergi antara pemerintah dan warga dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. Dengan langkah cepat dan terkoordinasi dari DLH, diharapkan dampak sampah pasca Idul Fitri dapat ditekan secara signifikan di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.





