Sukabumi | Matanusa.net – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Dr. Drs. H. Ali Iskandar, M.H, melaksanakan ziarah sekaligus napak tilas spiritual ke Patilasan Makom Syekh Aulia Mansyurudin yang berada di kawasan Gunung Gombong, Kampung Pasir Hideung, Desa Cojurey, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (4/2/26).
Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi diri sekaligus penguatan nilai spiritual dalam menyambut Ramadhan. Tidak sekadar berziarah, H. Ali Iskandar juga turut membaur bersama masyarakat setempat melalui kegiatan gotong royong membersihkan dan menata lingkungan di sekitar patilasan.
Berbagai aktivitas dilakukan bersama warga, mulai dari membersihkan area makam, merapikan akses jalan, hingga menata lingkungan agar tetap terjaga kebersihannya. Suasana kebersamaan terlihat kental, mencerminkan semangat kekeluargaan dan kepedulian terhadap situs religi yang memiliki nilai sejarah tinggi.
H. Ali Iskandar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mempersiapkan diri menyambut Ramadhan, baik secara spiritual maupun sosial. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian dari nilai ibadah yang selaras dengan ajaran agama.
“Ramadhan mengajarkan kita untuk membersihkan hati dan memperkuat kepedulian. Menjaga situs religi seperti ini adalah bentuk penghormatan terhadap warisan spiritual para pendahulu,” ungkapnya.
Ia juga menilai bahwa Patilasan Makom Syekh Aulia Mansyurudin memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata religi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Pengelolaan yang baik, kata dia, harus melibatkan peran aktif masyarakat agar nilai budaya dan spiritualnya tetap terjaga.
Warga setempat menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap perhatian terhadap situs-situs religi dan sejarah di Kabupaten Sukabumi terus ditingkatkan. Selain memperkuat nilai keagamaan, keberadaan situs religi juga diyakini mampu mendorong pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal.
Melalui kegiatan ini, semangat menyambut Ramadhan tercermin tidak hanya dari sisi ibadah, tetapi juga melalui aksi nyata menjaga lingkungan dan merawat warisan spiritual, sejalan dengan nilai religius dan budaya masyarakat Sukabumi,” pungkasnya.





