Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi terus mengintensifkan upaya pembinaan ke sekolah-sekolah sebagai bagian dari strategi menumbuhkan kesadaran peduli lingkungan sejak dini. Program ini difokuskan pada edukasi pengelolaan sampah, penghijauan, serta pembentukan perilaku ramah lingkungan di lingkungan pendidikan.
Kepala Bidang Kemitraan dan Penataan Hukum Lingkungan DLH Kabupaten Sukabumi, Arli Harliana, menegaskan bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.
“Kesadaran menjaga lingkungan harus ditanamkan sejak usia dini. Dari sekolah, anak-anak dibiasakan memahami bagaimana mengelola sampah dengan benar, menjaga kebersihan, hingga melakukan penanaman pohon,” ujar Arli, Senin (26/1/2026).
Menurutnya, pembinaan yang dilakukan DLH tidak hanya sebatas sosialisasi, tetapi juga mendorong komitmen berkelanjutan dari pihak sekolah. Sekolah yang dinilai konsisten dan memenuhi sejumlah indikator kepedulian lingkungan akan mendapatkan apresiasi berupa Penghargaan Adiwiyata.

Belajar tak selalu di dalam kelas.Di tengah armada layanan kebersihan, para pelajar diajak memahami pentingnya menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih bersih dan sehat.
“Sekolah yang serius dan berkomitmen dalam pengelolaan lingkungan, mulai dari sistem pengelolaan sampah, penghijauan, hingga budaya bersih, akan kami dorong untuk mendapatkan penghargaan Adiwiyata dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.
Arli menjelaskan, penghargaan Adiwiyata memiliki beberapa jenjang penilaian, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Saat ini, Kabupaten Sukabumi telah memiliki 10 sekolah peraih Adiwiyata tingkat kabupaten dan lima sekolah di tingkat provinsi.
“Tahun ini kami menargetkan ada sekolah dari Sukabumi yang mampu menembus Adiwiyata tingkat nasional. Ini menjadi motivasi bagi sekolah lain untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan,” pungkasnya.
Melalui program ini, DLH Kabupaten Sukabumi berharap lingkungan sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter peduli lingkungan bagi generasi masa depan.





