Sukabumi | Matanusa.net — Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan ekonomi keluarga berbasis peternakan melalui pelaksanaan Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (Gelari Pelangi) di Desa Cisande dan Desa Cicantayan, Kecamatan Cicantayan.
drh. Asep Kurnadi menyampaikan bahwa sektor peternakan, khususnya ternak bebek, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber pangan dan peningkatan pendapatan keluarga. Hal tersebut terlihat dari inovasi Teratai Cinta (Telur Asin Tingkatkan Aktivitas Ekonomi Cicantayan) yang memanfaatkan ketersediaan telur bebek lokal menjadi produk bernilai tambah.
“Program ini menjadi contoh nyata bagaimana potensi peternakan rakyat dapat diolah secara kreatif untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga. Dinas Peternakan terus mendorong pembinaan agar kualitas produksi dan pengolahan semakin baik,” ujarnya saat mendampingi Tim Rechecking Gelari Pelangi Tingkat Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, pada Sabtu (13/12/2025).
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat, khususnya kelompok ibu-ibu, menjadi kekuatan utama dalam keberhasilan program tersebut. Selain meningkatkan pendapatan rumah tangga, kegiatan ini juga mendorong kemandirian dan pemberdayaan perempuan di sektor peternakan.
drh. Asep Kurnadi menambahkan, Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi berperan aktif dalam memberikan pendampingan teknis, mulai dari peningkatan kualitas budidaya bebek, pengelolaan pakan, hingga edukasi kesehatan ternak dan keamanan produk hasil peternakan.
“Kami ingin memastikan bahwa produk telur bebek yang dihasilkan tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan,” jelasnya.
Ia juga menilai kehadiran Tim Rechecking Provinsi Jawa Barat sebagai momentum strategis untuk menunjukkan keseriusan Kabupaten Sukabumi dalam mengembangkan potensi peternakan berbasis keluarga melalui Gelari Pelangi.
“Dengan sinergi yang terus terbangun, kami optimistis inovasi berbasis peternakan ini mampu membawa Kabupaten Sukabumi meraih hasil terbaik dan menjadi percontohan di tingkat Jawa Barat,” pungkasnya.





