Satgas Yonif 521/DY Nyalaakan Semangat Belajar Anak Pedalaman di Eragayam

Satgas Yonif 521/DY dampingi anak-anak SD Inpres Eragayam belajar penuh semangat di pedalaman Papua. (Foto: Yonif 521/DY).

Membramo Tengah| Matanaa.net
Menempuh pendidikan di pedalaman Papua bukanlah hal yang mudah. Jarak yang jauh, minimnya fasilitas, hingga keterbatasan tenaga pendidik menjadi tantangan tersendiri bagi anak-anak di Distrik Eragayam, Kabupaten Membramo Tengah, Papua Pegunungan. Namun, di tengah keterbatasan tersebut, hadir prajurit Satgas Yonif 521/DY Pos Eragayam yang menjadi cahaya semangat bagi generasi muda, pada Kamis (11/9/2025).

Personel Satgas aktif mendampingi proses belajar mengajar di SD Inpres Eragayam. Mereka bukan hanya mengajarkan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga menanamkan nilai adab, norma, dan budi pekerti luhur agar anak-anak memiliki disiplin serta mental kuat sebagai calon penerus bangsa.

“Selain materi pelajaran, kami juga memberikan pembekalan tentang etika, adab, serta kedisiplinan. Hal ini penting untuk membentuk karakter generasi muda di pedalaman,” ujar Danpos Eragayam, Letda Inf Anggi Hardika Saputra.

Kehadiran TNI sebagai tenaga pendidik mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah. Kepala sekolah beserta guru-guru SD Inpres Eragayam menyampaikan terima kasih atas kepedulian Satgas yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut mencerdaskan anak-anak Papua.

“Kami sangat bangga, karena Bapak-bapak TNI tidak hanya hadir sebagai penjaga wilayah, melainkan juga menjadi pendidik bagi anak-anak kami,” ungkap pihak sekolah penuh haru.

Dansatgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara di wilayah pedalaman Papua. “Program belajar ini adalah wujud kepedulian TNI untuk mendukung terciptanya Anak Papua Cerdas. Kami ingin anak-anak Papua memiliki kesempatan yang sama dalam meraih pendidikan, meski berada di pelosok,” tegasnya.

Dengan semangat “Prajurit Macan Kumbang Berhasil”, Satgas Yonif 521/DY membuktikan bahwa pendidikan adalah jalan menuju masa depan, dan setiap anak bangsa berhak mendapatkannya, di manapun mereka berada. (Yonif 521/DY).