Promosikan Sukabumi Lewat Komunitas, Dinas Peternakan Dukung Penuh Lomba Kicau Burung

Foto: Dok. Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong pengembangan potensi lokal melalui kegiatan berbasis komunitas. Salah satu bentuk dukungan itu tampak dalam penyelenggaraan Lomba Kicau Burung Piala DPRD Kabupaten Sukabumi Tahun 2025, yang diawali dengan acara gala dinner di Grand Inna Samudera Beach Hotel (GISBH) Palabuhanratu, pada Sabtu malam (26/7/2025).

Acara ini tidak hanya dihadiri oleh para finalis dan panitia, tetapi juga jajaran pemerintah daerah, termasuk Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, yang menyoroti pentingnya kegiatan tersebut dari perspektif ekonomi dan penguatan potensi wisata lokal.

Menurut drh. Asep Kurnadi, lomba burung berkicau memiliki dampak luas yang melampaui sekadar kompetisi hobi. Ia menyebut kegiatan ini sebagai instrumen strategis yang mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan, terutama di sektor mikro dan menengah.

“Kegiatan seperti ini memiliki efek domino. UMKM seperti pedagang kuliner, penjual pakan burung, aksesori, bahkan jasa transportasi ikut merasakan manfaatnya. Ini adalah bukti bahwa sektor peternakan dan hobi bisa bersinergi mendukung ekonomi rakyat,” ujarnya.

Asep menambahkan bahwa kehadiran para peserta dari berbagai daerah juga menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan Sukabumi sebagai destinasi yang ramah bagi wisata berbasis komunitas.

“Lomba ini tidak hanya mempertemukan para pecinta burung dari berbagai daerah, tapi juga memperkenalkan Sukabumi sebagai wilayah yang kaya budaya, alam, dan potensi ekonomi,” tambahnya.

Sebagai Kepala Dinas Peternakan, drh. Asep Kurnadi dikenal aktif memperjuangkan ketahanan pangan hewani serta peningkatan kualitas sumber daya peternak lokal. Dalam konteks lomba kicau burung, ia melihat potensi besar dalam ekosistem pelengkap seperti peternakan burung, penyediaan pakan alami, dan pengembangan industri pendukung lainnya.

“Kita bisa menjadikan event seperti ini sebagai titik tolak pengembangan subsektor unggas hias, termasuk burung berkicau. Jika dikelola dengan baik, ini dapat menciptakan nilai ekonomi baru di masyarakat,” katanya.

Di akhir gala dinner, drh. Asep Kurnadi bersama perwakilan DPRD turut menyaksikan penyerahan simbolis trofi lomba kepada panitia sebagai tanda kesiapan seluruh unsur dalam menyambut perhelatan akbar yang akan melibatkan ratusan pecinta burung dari seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Pos terkait