Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi terus mendorong penguatan ekonomi kreatif dan pengembangan potensi desa melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satunya dengan mendukung kegiatan Workshop SIAP (Sinergi, Inkubasi, Akselerasi, dan Penguatan) Talenta Jasa TIK untuk Aktivasi Desa Kreatif.
Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia melalui Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi tersebut berlangsung di Aula Grand Desa, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Minggu (1/11/2026).
Mengusung tema “AI sebagai Asisten Usaha: Kerja Lebih Ringkas, Keputusan Lebih Tepat”, workshop ini menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat dalam meningkatkan kapasitas digital serta mengoptimalkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) untuk mendukung aktivitas usaha.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak memahami pemanfaatan AI dalam menyederhanakan pekerjaan rutin, meningkatkan produktivitas, serta membantu pengambilan keputusan usaha berbasis data.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Dr. Drs. H. Ali Iskandar, M.H., menegaskan bahwa transformasi digital menjadi peluang penting bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi yang lebih kompetitif.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi perlu diimbangi dengan kreativitas, inovasi, serta kemampuan masyarakat dalam membaca peluang usaha.
“Pemanfaatan teknologi digital, termasuk AI, menjadi peluang bagi masyarakat desa untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Dengan inovasi dan kreativitas, potensi lokal dapat diolah menjadi produk maupun layanan yang memiliki nilai tambah,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan kapasitas talenta digital melalui kolaborasi berbagai pihak merupakan langkah strategis dalam mendorong tumbuhnya desa kreatif sekaligus memperkuat daya saing pariwisata Kabupaten Sukabumi.
Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi pun terus mendukung berbagai upaya kolaboratif dalam mengoptimalkan potensi desa, memperkuat ekonomi kreatif, serta mendorong pemanfaatan teknologi untuk pengembangan pariwisata daerah.
“Desa kreatif tidak hanya bertumpu pada potensi yang dimiliki, tetapi juga pada bagaimana potensi tersebut dikembangkan melalui kreativitas, inovasi, dan pemanfaatan teknologi. Kami berharap masyarakat semakin adaptif dan mampu menangkap peluang di era digital,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Sukabumi semakin siap menghadapi transformasi digital, mengembangkan usaha berbasis potensi lokal, serta menciptakan peluang ekonomi baru yang berkelanjutan.





