Semarang | Matanusa.net — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M. Nurullah RS, resmi melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PWDPI Provinsi Jawa Tengah beserta jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari sejumlah daerah di Jawa Tengah, Rabu (14/10/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Semarang tersebut dihadiri jajaran pengurus, tamu undangan, serta unsur pemerintah daerah. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Dalam pelantikan tersebut, Caprut Ari Permono dipercaya menjabat sebagai Ketua DPW PWDPI Jawa Tengah.
Adapun susunan pengurus DPC PWDPI Kabupaten Demak terdiri atas Nur Kholis S. Sis sebagai ketua, Cahyono A. Md. sebagai sekretaris, dan Suyono sebagai bendahara.
Sementara itu, DPC PWDPI Kabupaten Kendal dipimpin Juliana Nontje Runturambe sebagai ketua, Ali Muslimin sebagai sekretaris, dan Tohari sebagai bendahara.
Untuk DPC PWDPI Kota Semarang, jabatan ketua dipercayakan kepada Agus Yuwono, sekretaris Maudhotul Hasanah, serta bendahara Denia Tanjung Putri.
Ketua DPW PWDPI Jawa Tengah, Caprut Ari Permono, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada DPP PWDPI atas kepercayaan yang diberikan kepada jajaran pengurus yang baru dilantik.
“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Terima kasih kepada DPP PWDPI yang telah mempercayakan amanah ini kepada kami. Kami segenap pengurus DPW Jawa Tengah berkomitmen untuk bekerja keras, mempererat silaturahmi antarsesama wartawan, serta membangun PWDPI Jawa Tengah menjadi organisasi yang kuat, terpercaya, dan bermanfaat bagi seluruh anggota,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan dan kerja sama seluruh pengurus cabang dalam membangun organisasi yang solid serta mendorong kemajuan pers di Jawa Tengah.
“Dukungan dan kerja sama dari seluruh DPC sangat kami harapkan agar kita dapat melangkah bersama demi kemajuan pers yang sehat dan berkualitas di Jawa Tengah,” pungkasnya.
Ketua Umum DPP PWDPI, M. Nurullah RS, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPW dan DPC yang telah resmi dilantik. Ia mengingatkan bahwa jabatan dalam organisasi merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Amanah yang kalian emban bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk menjaga nama baik organisasi serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Jadilah wartawan yang independen, berimbang, dan berpihak pada kebenaran,” ujarnya.
Ia menegaskan, PWDPI harus menjadi wadah pembinaan bagi para wartawan agar mampu menjalankan profesinya secara profesional, independen, dan bermartabat.
“Jadikan PWDPI sebagai rumah yang melindungi sekaligus membina para anggotanya agar terus berkarya secara profesional dan bermartabat di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Dukungan terhadap keberadaan PWDPI juga disampaikan Wali Kota Semarang, Dr. Agustina Wilujeng Pramestuti, S.S., M.M. Ia mengapresiasi pelantikan tersebut dan berharap PWDPI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
“Pers yang sehat dan profesional adalah mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah,” ujarnya.
Ia berharap hubungan antara PWDPI dan pemerintah daerah dapat terjalin melalui kerja sama yang positif serta pemberitaan yang konstruktif, edukatif, dan mencerdaskan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah yang mewakili Gubernur Jawa Tengah turut menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap PWDPI dapat berkontribusi dalam memperkuat iklim pers yang sehat, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta mendukung terciptanya suasana kondusif bagi pembangunan daerah.
Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama serta ramah tamah.
Melalui kepengurusan yang baru, PWDPI Jawa Tengah diharapkan semakin solid dalam menjalankan program organisasi, memperkuat profesionalisme wartawan, serta mendorong praktik jurnalistik yang independen, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.