Jakarta | Matanusa.net – Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan di jajaran pemerintahan. Sebanyak tujuh pejabat resmi dilantik di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026), untuk mengisi sejumlah posisi strategis di kementerian dan lembaga negara.
Salah satu pergantian penting terjadi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi resmi dilantik sebagai Kepala BNPB menggantikan Suharyanto.
Selain itu, Prabowo melantik empat wakil menteri serta dua pejabat di Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).
Adapun tujuh pejabat yang dilantik yakni Marsekal TNI Yusuf Jauhari sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi; Jenderal TNI Richard Tampubolon sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan; serta Dr. Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian.
Selanjutnya, M. Maulana Bungaran, S.H., M.H. dilantik sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Sementara itu, Letjen TNI Kristomei Sianturi menjabat Kepala BNPB, Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko sebagai Kepala BPGMN, dan Mayjen TNI Sriyanto sebagai Wakil Kepala BPGMN.
Prosesi pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, para pejabat berdiri di hadapan Presiden untuk mengikuti pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Prabowo.
Dalam sumpah tersebut, para pejabat menyatakan komitmen untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan peraturan perundang-undangan dengan penuh tanggung jawab.
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Prabowo, dikutip dari laman Setneg.go.id, Kamis (15/10/2026).
Nama-nama pejabat yang dilantik sebelumnya dibacakan oleh Deputi Bidang Administratif Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti.
Pelantikan tersebut didasarkan pada sejumlah Keputusan Presiden (Keppres), di antaranya Keppres Nomor 42M tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih, Keppres Nomor 113P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala BNPB, serta Keppres Nomor 43M Tahun 2025 tentang Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BPGMN.
Perubahan susunan pejabat ini mencakup sejumlah sektor penting, mulai dari pertahanan, pertanian, imigrasi dan pemasyarakatan, hingga penanggulangan bencana serta pengelolaan gambut dan mangrove.
Pelantikan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan tugas pemerintahan sesuai bidang masing-masing,” pungkasnya.




