Jambore Ciambar Persiapkan Pramuka Penggalang Hadapi Lomba Tingkat II

Jambore Ranting Ciambar 2026. Hampir 600 Pramuka Penggalang bersatu dalam semangat persaudaraan, kekompakan, dan prestasi. (Foto: R. Iyan Satria).

Sukabumi | Matanusa.net — Semangat kebersamaan dan pendidikan karakter mewarnai pembukaan Jambore Kwartir Ranting (Kwarran) Ciambar, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (18/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti hampir 600 peserta Pramuka Penggalang dari berbagai gugus depan di wilayah Kwarran Ciambar.

Ketua Kwartir Ranting Ciambar, Awan Setiawan, menyampaikan bahwa Jambore Ranting bukan sekadar kegiatan perkemahan maupun ajang perlombaan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para anggota Pramuka untuk memperluas persahabatan, bertukar pengalaman, sekaligus memperkuat karakter.

“Alhamdulillah, InsyaAllah kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari. Namun yang paling utama bukan hanya rangkaian kegiatan yang kita ikuti, tetapi bagaimana melalui kegiatan ini dapat terjalin persaudaraan, kebersamaan, dan persahabatan di antara seluruh Pramuka Penggalang se-Kwartir Ranting Ciambar,” ujar Awan.

Ia menilai tingginya jumlah peserta menjadi gambaran bahwa gerakan Pramuka masih mendapat tempat di kalangan generasi muda. Hampir 600 peserta yang hadir dinilai sebagai capaian positif sekaligus bukti bahwa kegiatan kepramukaan tetap diminati peserta didik.

“Peningkatan jumlah peserta menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka masih tetap eksis, masih diminati oleh peserta didik, dan masih menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter generasi muda,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Awan juga mengapresiasi peran para Ketua Mabigus dan pembina Pramuka yang telah mendorong serta mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti Jambore Ranting.

Menurutnya, keberhasilan kegiatan kepramukaan di setiap gugus depan tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten. Hal itu terlihat dari sejumlah peserta yang telah memiliki berbagai tanda kecakapan dan prestasi, termasuk Pramuka Garuda serta tingkat kecakapan Ramu, Rakit, dan Terap.

Meski demikian, ia mengingatkan peserta agar tidak menjadikan Jambore Ranting sebagai ajang untuk menunjukkan siapa yang paling unggul. Sebaliknya, seluruh peserta diharapkan menjadikan kegiatan tersebut sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang bersama.

“Jambore ini adalah kesempatan bagi kita untuk berbagi pengalaman, saling belajar, saling menumbuhkan, dan saling menguatkan,” ungkapnya.

Selain mempererat persaudaraan, Jambore Ranting Ciambar juga diarahkan menjadi bagian dari persiapan menghadapi Lomba Tingkat (LT) II yang rencananya dilaksanakan pada Oktober mendatang.

Awan menjelaskan, sebelum melangkah ke LT III di tingkat Kwartir Cabang, para peserta terlebih dahulu harus melewati tahapan LT II di tingkat Kwartir Ranting. Karena itu, ia meminta setiap regu dan gugus depan mulai mempersiapkan kemampuan sejak dini.

“Persiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Tingkatkan keterampilan, kekompakan, kedisiplinan, kreativitas, serta semangat untuk terus belajar,” tegas Awan.

Ia menambahkan, regu yang nantinya memperoleh hasil terbaik dan menunjukkan kompetensi, kekompakan, kesungguhan, serta semangat tinggi akan mendapatkan kesempatan untuk mewakili Kwarran Ciambar pada tahapan kegiatan berikutnya.

Namun, Awan kembali menekankan bahwa prestasi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan dalam kegiatan Pramuka. Sikap disiplin, tanggung jawab, sportivitas, persaudaraan, dan kemampuan menjalani proses juga menjadi bagian penting yang harus dimiliki setiap anggota Pramuka.

“Yang paling penting bukan hanya soal menjadi juara. Yang lebih utama adalah bagaimana adik-adik dapat mengikuti setiap proses dengan sportivitas, disiplin, tanggung jawab, persaudaraan, dan semangat kepramukaan,” tuturnya.

Ia berharap seluruh rangkaian Jambore Ranting Ciambar dapat berjalan aman, tertib dan lancar serta meninggalkan pengalaman positif bagi seluruh peserta.

“Semoga kegiatan Jambore Ranting ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan keterampilan, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat untuk terus berkarya bagi Pramuka, sekolah, masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.