Sukabumi | Matanusa.net – Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran, LSM Dampal Jurig Peduli Kemanusiaan menyalurkan bantuan tahap pertama kepada para korban kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (26/7/2026).
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Jaro Iwan, yang merupakan adik dari Abah Hendrik sekaligus Kepala Desa Sirnaresmi. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana tersebut.
Ketua LSM Dampal Jurig menegaskan bahwa nilai bantuan bukanlah hal utama, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap sesama.

Ketua Umum LSM Dampal Jurig, Irvan Azis, meninjau langsung lokasi kebakaran yang menghanguskan 71 rumah di Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Kehadiran tersebut menjadi wujud solidaritas dan komitmen LSM Dampal Jurig untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Bukan seberapa besar atau kecil bantuan yang kita berikan, tetapi kepedulian kita untuk saling menolong dan meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.
Sebagaimana diketahui, musibah kebakaran yang melanda Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya menghanguskan sedikitnya 71 rumah hingga rata dengan tanah. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
LSM Dampal Jurig berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit kembali. Organisasi tersebut juga mengajak berbagai pihak, baik pemerintah, dunia usaha, komunitas, maupun masyarakat luas, untuk bersama-sama membantu pemulihan warga terdampak.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, LSM Dampal Jurig menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.
Mengusung semboyan “Najan Saeutik Tapi Mahi, Kubuktos Sanes Kuwaos Kahartos”, LSM Dampal Jurig menegaskan bahwa sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan lebih berarti apabila diwujudkan dengan tindakan nyata daripada sekadar kata-kata.





