Sukabumi | Matanusa.net – Gerakan Pangan Murah yang digelar di Alun-alun Palabuhanratu disambut antusias oleh masyarakat. Tidak kurang dari seribu warga memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran, pada Rabu (11/3/2026).
Sejak pukul 13.00 WIB, warga dari berbagai wilayah di Kecamatan Palabuhanratu berbondong-bondong datang membawa kupon yang sebelumnya telah dibagikan. Sekitar 1.000 kupon didistribusikan kepada masyarakat di sembilan desa dan satu kelurahan se-Kecamatan Palabuhanratu.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli sedikitnya 14 jenis bahan pokok penting dengan harga lebih murah. Komoditas yang tersedia di antaranya beras SPHP, beras premium, minyak goreng, daging ayam, hingga daging sapi bagian paha depan.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa program pasar murah sangat dibutuhkan, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias memanfaatkan program ini. Melalui gerakan pangan murah, masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan di pasaran,” ujarnya.
Dani menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dengan berbagai pihak dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan di tengah masyarakat.
Sementara itu, salah satu warga Palabuhanratu, Parida Mustopa, mengaku sangat terbantu dengan adanya program pasar murah tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah menyediakan pasar murah ini. Harganya lebih terjangkau dibandingkan di pasaran,” ujarnya.
Menurut Parida, program seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi warga dengan kondisi ekonomi sederhana.
“Semoga ke depan kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan karena sangat membantu masyarakat,” pungkasnya.





