Kolaborasi Disperkim dan CV Cahaya Abadi Wujudkan Peningkatan Infrastruktur di Ciambar

Material batu mulai disebar sebagai tahap awal pembangunan jalan lingkungan di Ciambar. CV Cahaya Abadi bersama Disperkim Sukabumi memastikan proses berjalan sesuai standar teknis. (Foto: R. Iyan Satria).

Sukabumi | Matanusa.net — Upaya Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam meningkatkan infrastruktur permukiman kembali terlihat melalui dimulainya pembangunan jalan lingkungan di Kampung Ciaripin Girang, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (4/12/2025). Proyek ini berada di bawah kendali Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi dan telah resmi berjalan setelah terbitnya SPK Nomor 000.3.2/E64/SPK/Bid.PB/DPKP/IX/2025.

Proyek senilai Rp193.086.000, yang didanai dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025, mencakup pekerjaan pembangunan jalan lingkungan yang selama ini sangat dibutuhkan warga setempat. Pelaksanaan proyek sepenuhnya dipercayakan kepada CV Cahaya Abadi, perusahaan kontraktor yang telah menyiapkan tim pelaksana, alat penunjang, serta material standar sesuai kebutuhan di lapangan.

Pengawasan Awal Disperkim

Tim CV Cahaya Abadi mulai melakukan pengukuran, pembersihan jalur, serta penataan area kerja. Pihak Disperkim hadir langsung melalui pengawas lapangan, H. Duden Muladi, yang melakukan peninjauan awal untuk memastikan kesesuaian antara dokumen perencanaan dan kondisi lapangan.

Duden menyampaikan bahwa pengawasan di tahap awal sangat penting, karena menentukan kelancaran proses pembangunan hingga tahap akhir. Ia memastikan seluruh spesifikasi teknis—mulai dari ketebalan badan jalan, kualitas batu, sirtu, hingga metode pemadatan—harus dilakukan sesuai standar Disperkim.

Komitmen Tegas Kepala Disperkim

Kepala Dinas Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, S.STP., M.Si, menegaskan bahwa setiap proyek pembangunan jalan lingkungan berada di bawah kontrol penuh Disperkim dan tidak boleh keluar dari standar kualitas yang telah ditetapkan.

“Setiap pembangunan jalan memiliki dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Karena itu, kami memastikan bahwa proyek yang dilaksanakan CV Cahaya Abadi ini tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memberikan kualitas yang bisa dirasakan hingga jangka panjang,” ujar Sendi.

Ia menambahkan bahwa pembangunan ini sekaligus menjawab keluhan warga yang selama bertahun-tahun menginginkan jalur akses yang lebih layak.

“Ini tentang menjawab kebutuhan warga. Tugas kami adalah memastikan mereka mendapatkan kenyamanan yang mereka harapkan. Jalan lingkungan tidak boleh dibangun asal jadi; harus kuat, aman, dan memberikan manfaat nyata,” lanjutnya.

Penerapan Ketat K3 di Lapangan

Salah satu poin yang terus ditekankan Disperkim kepada pelaksana adalah penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Sendi memastikan bahwa CV Cahaya Abadi wajib menerapkan standar keselamatan yang lengkap, seperti:

  • Penggunaan helm proyek
  • Sepatu keselamatan
  • Rompi kerja reflektif
  • Penataan material agar tidak membahayakan pekerja maupun warga
  • Pemasangan rambu-rambu sementara di area kerja

“Kami ingin zero accident. Keselamatan pekerja adalah prioritas. Tidak ada kompromi dalam hal ini,” tegas Sendi.

Respons Positif dari CV Cahaya Abadi

Pihak CV Cahaya Abadi melalui tim pelaksananya menyampaikan bahwa mereka telah menyiapkan tenaga ahli dan pekerja berpengalaman dalam pembangunan jalan lingkungan. Selain itu, alat pemadat, bahan agregat, dan beton telah mulai disiapkan bertahap untuk memastikan setiap proses berjalan cepat namun tetap berkualitas.

“Kami bekerja mengikuti arahan Disperkim, termasuk terkait mutu material dan K3. Harapan kami, hasil pekerjaan ini bisa sesuai ekspektasi warga dan pemerintah,” ujar salah satu anggota tim pelaksana.

Harapan Masyarakat

Warga Kampung Ciaripin Girang menyambut gembira pembangunan ini. Salah seorang warga, Agus, mengaku telah lama menantikan perbaikan akses jalan yang sering kali menyulitkan aktivitas warga, terutama saat musim hujan.

“Alhamdulillah jalan ini mulai dibangun. Semoga hasilnya kuat dan tahan lama. Jalan ini penting untuk kegiatan sekolah, angkutan hasil pertanian, dan mobilitas warga sehari-hari,” pungkasnya.

Diharapkan Jadi Akses yang Lebih Layak dan Aman

Pembangunan jalan lingkungan ini diharapkan dapat mengurangi hambatan mobilitas masyarakat dan meningkatkan aktivitas perekonomian warga Ciambar. Dengan pengawasan ketat Disperkim dan komitmen pelaksanaan dari CV Cahaya Abadi, proyek ini menjadi salah satu bentuk nyata peningkatan pelayanan pemerintah daerah dalam menyediakan infrastruktur permukiman yang lebih baik dan berkelanjutan.

Disperkim Sukabumi memastikan bahwa setiap progres pekerjaan akan terus dipantau hingga benar-benar memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.

Pos terkait