Sukabumi | Matanusa.net – Bupati Sukabumi, H. Asep Japar mendampingi Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi dalam peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kampung Ciganas, Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (1/12/25). Infrastruktur energi terbarukan ini dibangun untuk meningkatkan akses listrik masyarakat di wilayah yang belum terjangkau jaringan PLN.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi menyampaikan apresiasinya kepada Yayasan Inisiatif Bisnis dan Ekonomi Kreatif (IBEKA) atas kontribusinya membangun fasilitas PLTMH yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat.
“Terima kasih kepada yayasan yang telah membangun fasilitas ini,” ungkapnya.
Menurut Bupati, keberadaan PLTMH sangat bermanfaat bagi warga Kampung Ciganas, sehingga ia berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar terus memberikan manfaat jangka panjang.
“Saya meminta masyarakat bisa bersama-sama merawat PLTMH ini dengan sebaik mungkin,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, menjelaskan bahwa sebelumnya warga Desa Sirnarasa telah menikmati aliran listrik mikro hidro, namun fasilitas tersebut sempat berhenti beroperasi setelah terdampak bencana.
“Hari ini sudah dimiliki lagi atas partisipasi keluarga besar Grab dan IBEKA,” terangnya.
Gubernur juga mengungkapkan bahwa PLTMH Ciganas kini mampu mengaliri listrik untuk 450 kepala keluarga (KK). Pemerintah Provinsi Jawa Barat, katanya, terus berkomitmen memperluas pembangunan pembangkit listrik mikro hidro di wilayah yang belum terjangkau jaringan PLN namun memiliki potensi sumber air.
“Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen untuk memperluas pembangunan pembangkit mikro hidro di seluruh wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik PLN, akan tetapi memiliki potensi sumber air,” tegasnya.
Gubernur pun berharap masyarakat dapat menjaga fasilitas ini dengan baik dan memanfaatkan aliran listrik tidak hanya untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga bagi kegiatan produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga.
“Aliran listrik seharusnya tidak hanya dipakai untuk kebutuhan konsumtif, tetapi diharapkan bisa mendorong aktivitas produktif warga,” tandasnya.





