Sukabumi | Matanusa.net – Dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang jatuh pada tanggal 5 November 2025, Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Sukabumi menegaskan pentingnya integrasi aspek lingkungan dalam setiap proses perencanaan pembangunan daerah.
Kepala Bappelitbangda Kabupaten Sukabumi, Ir. Toha Wildan Athoilah, MT., menyampaikan bahwa pelestarian puspa (tumbuhan) dan satwa harus menjadi bagian tak terpisahkan dari arah pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.
“Pembangunan yang ideal bukan hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan kelestarian lingkungan tetap terjaga. Puspa dan satwa adalah indikator keseimbangan ekosistem yang perlu kita lindungi melalui kebijakan dan perencanaan yang tepat,” ujarnya.
Menurut Ir. Toha, Bappelitbangda berkomitmen untuk terus mengembangkan konsep pembangunan hijau (green development) yang berpihak pada keberlanjutan lingkungan. Ia juga mendorong kolaborasi antarperangkat daerah dalam menyusun program yang mendukung konservasi alam dan edukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga keanekaragaman hayati.
“Melalui perencanaan yang matang dan berbasis data, kita dapat memastikan pembangunan di Sukabumi berjalan seimbang antara kemajuan manusia dan kelestarian alam,” pungkasnya.
Dengan semangat “Sukabumi Mubarokah”, Ir. Toha Wildan Athoilah berharap momentum Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ini menjadi pengingat bersama bahwa pembangunan sejati adalah yang mampu memakmurkan masyarakat tanpa merusak lingkungan.





