Sukabumi | Matanusa.net – Niat tulus membantu justru berujung maut. Seorang pria asal Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, bernama Abidin Abdurohim (45), tewas tragis setelah terjatuh ke dalam sumur di Perumahan Alam Layung Indah Blok Ali 3 Nomor 3, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (9/10/2025).
Pagi itu, Abidin datang ke rumah Asep Kamilah untuk memperbaiki mesin pompa air yang tak berfungsi. Tanpa banyak pikir, ia menyanggupi membantu. Namun siapa sangka, kebaikan hatinya menjadi langkah terakhir dalam hidupnya.
Menurut keterangan Yogi Sopandi, anggota Tim Penyelamatan Wilayah II Parungkuda Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, korban awalnya mencoba mengambil pipa paralon yang terlepas di dalam sumur. “Tanpa alat pengaman dan tanpa menunggu gas menguap, korban langsung turun ke dasar sumur. Diduga ia menghirup gas beracun hingga sesak napas dan terjatuh,” jelas Yogi.
Saksi mata sempat mendengar Abidin mengeluh lemas sebelum akhirnya tubuhnya terhempas ke dalam sumur. Panik, warga sekitar berusaha menolong, termasuk beberapa mahasiswa dari PT LPK Denk Style Inovasi yang sedang berolahraga di dekat lokasi. Mereka kemudian menghubungi tim Damkar Parungkuda sekitar pukul 08.10 WIB.
Tim penyelamat tiba sekitar pukul 08.35 WIB dan langsung melakukan proses evakuasi yang berlangsung menegangkan. “Evakuasi memakan waktu sekitar 30 menit. Jenazah berhasil diangkat pukul 09.00 WIB dan langsung dibawa ke RSUD Sekarwangi Cibadak menggunakan ambulans Klinik ALI,” ungkap Yogi.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan turun ke sumur tanpa memastikan kondisi aman. “Gas di dalam sumur bisa sangat berbahaya. Begitu dihirup, tubuh langsung lemas dan bisa kehilangan kesadaran dalam hitungan detik,” ujarnya serius.
Evakuasi turut dibantu oleh Babinsa Koramil 0607-11/Cibadak, Bhabinkamtibmas, serta perangkat Desa Cisande dan Kecamatan Cicantayan. Seluruh proses selesai sekitar pukul 09.20 WIB.
Kini, keluarga dan warga sekitar masih diliputi duka mendalam. Abidin yang dikenal ramah dan suka membantu, tak lagi pulang ke rumah setelah niat baiknya berubah menjadi tragedi,” pungkasnya.





