Sukabumi | Matanusa.net – Suasana hangat dan penuh rasa kekeluargaan mewarnai penutupan rangkaian peringatan Hari Santri Tahun 2025 tingkat Kecamatan Kalapanunggal. Kegiatan yang berlangsung di Tansumi Coffee, Desa Palasarigirang, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (31/10/2025). Ini menjadi momen evaluasi sekaligus pembubaran panitia setelah sukses menggelar serangkaian acara yang meriah dan bermakna.
Acara dihadiri oleh seluruh jajaran panitia, perwakilan pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur organisasi. Raut haru dan bangga tampak dari para panitia yang telah berjuang menyukseskan kegiatan tahunan yang sarat nilai religius dan kebangsaan tersebut.
Ketua Panitia, Ujang Syobandi Syamsudin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh kegiatan.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian berjalan lancar berkat kerja sama semua pihak, terutama para panitia yang telah berjuang dengan penuh semangat dan tanggung jawab,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.
Ujang juga memberikan apresiasi kepada berbagai pihak, mulai dari perusahaan lokal, instansi pemerintah, hingga organisasi keagamaan dan profesi yang turut memberikan dukungan nyata. Ia pun menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan.
Sementara itu, Kepala Desa Kalapanunggal, Hendra Suhendra, menilai keberhasilan acara tersebut tak lepas dari soliditas panitia dan partisipasi aktif masyarakat.
“Kerja sama yang ditunjukkan panitia luar biasa. Semua unsur masyarakat dapat berperan aktif menyukseskan Hari Santri tahun ini,” tuturnya.
Dukungan serupa juga datang dari Bripka Agung Rahayu, yang berharap kegiatan serupa di tahun mendatang dapat digelar lebih meriah dan melibatkan lebih banyak pihak.
“Hari Santri adalah momentum mempererat silaturahmi dan menanamkan nilai religius di tengah masyarakat. Semoga tahun depan semakin semarak,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyerahkan sertifikat penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan,” pungkasnya.
Acara ditutup dengan penuh kehangatan. Tawa dan canda mewarnai suasana sore di Tansumi Coffee, menjadi penanda bahwa semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan akan terus tumbuh subur di tanah Kalapanunggal.





