Sukabumi | Matanusa.net – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, ST., MT., menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan memperkuat peran sektor perdagangan sebagai penopang ekonomi daerah. Hal ini disampaikan usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2025 yang diikuti oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, dan unsur Forkopimda secara virtual di Command Center Setda Palabuhanratu, pada Senin (20/10/2025).
Rakor tersebut dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Agenda ini menyoroti pentingnya percepatan realisasi belanja pemerintah daerah serta langkah-langkah strategis menjaga pertumbuhan ekonomi nasional tetap stabil.
Dalam kesempatan itu, Dani Tarsoni menjelaskan bahwa sektor perdagangan memiliki peran vital dalam pengendalian inflasi daerah, terutama melalui pengawasan harga bahan pokok dan kelancaran distribusi barang. Disdagin terus berkoordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Dinas Ketahanan Pangan, dan pelaku usaha agar harga kebutuhan masyarakat tetap stabil.
“Kami secara rutin melakukan pemantauan harga di pasar-pasar tradisional dan pusat distribusi. Jika ditemukan potensi kenaikan harga yang tidak wajar, kami langsung berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan langkah intervensi,” ujar Dani.
Ia menambahkan, Disdagin juga mendorong perputaran ekonomi lokal melalui pemberdayaan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), promosi produk unggulan daerah, serta penguatan rantai pasok industri lokal agar ekonomi masyarakat semakin tangguh.
“Selain menjaga stabilitas harga, kami ingin memastikan ekonomi daerah tetap bergerak. Ketika perdagangan hidup, maka daya beli masyarakat meningkat dan tekanan inflasi bisa ditekan,” ungkapnya.
Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya efisiensi pengelolaan keuangan daerah. Ia mengingatkan agar pemerintah daerah tidak menumpuk anggaran di kas daerah, melainkan segera membelanjakannya sesuai perencanaan agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan bahwa ekonomi nasional tumbuh stabil sebesar 5,2 persen pada kuartal kedua 2025, dengan inflasi terkendali di kisaran 2,65 persen. Pemerintah pusat berharap tren positif ini juga diikuti oleh percepatan realisasi anggaran di daerah,” pungkasnya.
Melalui sinergi antarinstansi, Disdagin Kabupaten Sukabumi di bawah kepemimpinan Dani Tarsoni berkomitmen memperkuat sistem perdagangan daerah yang adaptif dan responsif terhadap dinamika harga pasar, sehingga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat terus terjaga.





