Sukabumi | Matanusa.net – Suasana Kampung Citatah, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, pada Kamis ( 19/8/2025) terasa berbeda. Warga setempat tampak antusias menyaksikan dimulainya pembangunan jalan usaha tani yang sudah lama mereka nanti-nantikan. Proyek ini membentang sepanjang 300 meter dengan lebar 2 meter dan ketebalan 2 cm, menggunakan metode lapen dan sandsheet.
Pembangunan jalan ini dibiayai dari Dana Desa (APBN) Tahun Anggaran 2025 senilai Rp78.660.000. Dikerjakan secara swakelola oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK/TPBJ), proyek ditargetkan rampung hanya dalam delapan hari kalender.
Jalan yang Jadi Nadi Kehidupan Warga
Kepala Desa Kadununggal, Mochamad Yusuf, menegaskan pembangunan jalan ini bukan sekadar soal infrastruktur, tetapi tentang kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Ketika musim hujan, jalan di sini berubah jadi lumpur. Petani susah membawa hasil panen, kadang harus dipikul karena kendaraan tidak bisa lewat. Anak-anak sekolah pun sering terpeleset, bahkan ada yang sampai menangis di jalan. Kondisi ini sudah terlalu lama dirasakan warga, sehingga jalan baru ini adalah kebutuhan mendesak,” jelas Yusuf.
Menurutnya, pembangunan jalan usaha tani ini juga merupakan bentuk nyata pelayanan pemerintah desa kepada masyarakat. “Kami ingin warga merasa terbantu, terutama petani dan anak sekolah. Ini langkah kecil, tapi dampaknya bisa besar untuk kesejahteraan,” tambahnya.
Harapan Baru bagi Anak Sekolah
Kasi Pemerintahan Desa Kadununggal, Awaludin, mengungkapkan bahwa jalan Citatah bukan hanya jalur pertanian, melainkan juga jalur utama anak-anak menuju sekolah.
“Setiap pagi, saya melihat langsung anak-anak berjalan kaki sambil menenteng tas besar. Saat hujan, mereka sering datang dengan pakaian basah atau sepatu penuh lumpur. Itu membuat orang tua resah,” ujarnya.
Dengan adanya jalan baru, ia berharap perjalanan anak-anak ke sekolah menjadi lebih aman dan menyenangkan. “Kalau aksesnya bagus, anak-anak bisa berangkat sekolah dengan lebih semangat, tidak lagi khawatir kotor atau terlambat. Ini bagian dari membangun desa yang ramah bagi semua generasi,” imbuhnya.
Suara Warga: “Akhirnya Impian Kami Terwujud”
Rasa syukur juga datang dari warga setempat. Ibu Elah, seorang ibu rumah tangga yang anaknya setiap hari melewati jalan tersebut, mengaku lega.
“Alhamdulillah, sekarang jalan diperbaiki. Kalau hujan dulu harus hati-hati sekali, anak-anak sering jatuh. Sekarang InsyaAllah lebih aman. Saya senang karena anak saya bisa sampai sekolah lebih cepat dan bersih,” pungkasnya sambil tersenyum.
Bagi para petani, jalan baru ini diharapkan mampu mengurangi biaya angkut hasil pertanian dan mempercepat distribusi. “Kalau dulu bawa hasil panen pakai motor susah sekali, sering mogok karena jalan becek. Semoga setelah jadi, kami bisa lebih mudah menjual hasil tani ke pasar,” ujar salah satu petani yang ikut membantu pengerjaan.
Bukti Nyata Dana Desa untuk Warga
Pemerintah Desa Kadununggal menegaskan bahwa proyek ini adalah bukti nyata penggunaan Dana Desa yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Selain meningkatkan ekonomi warga, keberadaan jalan usaha tani juga diharapkan membawa dampak sosial positif, terutama bagi anak-anak dan generasi muda.
Dengan pembangunan yang kini sedang berlangsung, harapan warga Kampung Citatah semakin besar: jalan yang lebih layak, kehidupan yang lebih mudah, dan masa depan yang lebih baik.





