Sukabumi | Matanusa.net – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Drs. Nunung Nurhayati, menyatakan komitmen kuat jajarannya dalam mendukung penuh proses Verifikasi Lanjutan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tahun 2025 yang akan dilaksanakan oleh tim pusat secara daring pada 4 Agustus mendatang.
Dalam Rapat Koordinasi Persiapan Verifikasi KKS yang digelar di Pendopo Sukabumi, pada Jumat (1/8/2025), Drs. Nunung menegaskan bahwa sektor perikanan memiliki peran penting dalam pemenuhan indikator tatanan pangan dan gizi masyarakat, yang menjadi bagian dari aspek penilaian pusat.
“Dinas Perikanan telah menyiapkan data dan dokumentasi kegiatan yang berkontribusi langsung terhadap peningkatan konsumsi protein ikan, sanitasi di lingkungan pesisir, serta pemberdayaan masyarakat nelayan sebagai bagian dari upaya menciptakan Kabupaten Sukabumi yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Nunung.
Menurutnya, sinergi antarperangkat daerah sangat dibutuhkan agar semua indikator yang dinilai, baik dari sisi fisik, administrasi maupun perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dapat terpenuhi secara menyeluruh.
“Kami siap bersinergi. Dinas Perikanan akan terus memperkuat program edukasi gizi berbasis ikan, serta mendukung ketahanan pangan melalui kolaborasi lintas sektor,” tambahnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, dalam arahannya menekankan pentingnya kesiapan hingga ke level desa dalam menghadapi verifikasi mendetail dari pusat. Ia berharap semua OPD, termasuk Dinas Perikanan, menjaga akurasi data dan hasil di lapangan.
Sementara itu, Ketua Forum Kabupaten Sehat Sukabumi (FKSS), Yani Jatnika Marwan, menyampaikan bahwa dokumen yang dipersyaratkan telah dinyatakan lolos di tingkat provinsi, dan kini fokus diarahkan pada kesiapan penilaian lapangan oleh tim pusat.
“Rakor ini momentum penting untuk konsolidasi. Kami mengapresiasi kontribusi Dinas Perikanan yang aktif dalam memperkuat indikator pangan dan gizi. Semoga tahun ini kita bisa meraih predikat Wistara Paripurna,” pungkas Yani.





