Disdagin Sukabumi Dorong Stabilitas Harga Lewat Gerakan Pangan Murah Serentak

Foto: Dok. Disdagin Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.netKepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, ST., MT., menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

Kegiatan yang digelar, pada Sabtu (30/08/2025) secara virtual dari Kantor Kementerian Pertanian RI ini diikuti oleh berbagai kementerian dan lembaga, termasuk Bulog, TNI, Polri, serta pemerintah daerah. Di Kabupaten Sukabumi, pelaksanaan dipusatkan di Gudang Bulog Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja.

Dani Tarsoni menjelaskan, GPM serentak ini tidak hanya sebatas penyaluran beras SPHP, tetapi juga bagian dari upaya pengendalian inflasi serta memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang wajar.

“Penyaluran beras di Kabupaten Sukabumi dilakukan secara serentak di 47 kecamatan dengan target 7 ton per kecamatan. Namun realisasinya bertahap menyesuaikan kebutuhan, dan saat ini sudah tersalurkan sekitar 79.300 kilogram,” jelas Dani.

Ia menambahkan, meskipun beras menjadi komoditas utama, sejumlah kecamatan juga menambahkan produk lain, seperti sayuran, gula, dan minyak goreng, melalui kerja sama lintas sektor.

“Disdagin berkomitmen memastikan ketersediaan bahan pokok di pasar tetap terjaga, harga terkendali, dan distribusi berjalan lancar. Dengan sinergi ini, kami optimis GPM mampu membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah,” pungkasnya.

Dani juga menekankan bahwa GPM serentak merupakan bagian dari peringatan HUT RI ke-80, sehingga memiliki makna kebersamaan dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

Pos terkait