Sukabumi | Matanusa.net – Warga Kampung Babakan Gumelar, Palabuhanratu, dikejutkan oleh penemuan sesosok jasad pria dalam kondisi mengenaskan di balik pemukiman padat penduduk, pada Selasa sore (29/7/2025). Jasad ditemukan dalam posisi sujud, tanpa mengenakan celana, di sekitar bangunan kosong bekas tempat usaha sarang burung walet.
Suasana sore yang awalnya tenang mendadak gempar saat anak-anak yang tengah bermain layangan berteriak histeris. Tak butuh waktu lama, lokasi kejadian dipenuhi warga hingga aparat kepolisian turun tangan melakukan pemeriksaan.
Menurut Maulana, warga yang kali pertama tahu tentang kejadian ini, awalnya ia hanya penasaran mendengar keramaian. “Saya denger anak-anak ribut bilang ada orang pingsan, pas saya cek… ternyata udah gak bernyawa,” ungkapnya.
Awalnya, jasad tersebut sulit dikenali karena tidak ditemukan identitas apapun di lokasi. Namun setelah foto dan video korban beredar di media sosial, pihak keluarga berhasil mengenali korban dari pakaian dan ciri fisik. Korban diketahui adalah A (60), warga sekitar yang merupakan mertua dari Yoga Surya Pratama.
“Beliau keluar rumah sekitar jam sebelas malam, tanpa bilang mau ke mana. Ibu mertua saya cuma lihat dia keluar diam-diam,” jelas Yoga.
Sebelum keluar, korban sempat menolak makan dengan alasan sakit perut. Namun keluarga memastikan tak ada riwayat penyakit berat atau persoalan pribadi yang bisa menjadi pemicu kejadian ini. “Kami nggak nyangka, karena beliau juga nggak pernah punya masalah dengan siapa pun,” kata Yoga.
Yanto, salah seorang warga lain, mengaku sempat bertemu korban malam itu. “Dia minta tukar uang seratus ribu, tapi saya nggak punya kembalian. Saya kasih aja seadanya. Habis itu pergi, saya nggak tahu lagi dia ke mana,” katanya.
Tragisnya, proses pengenalan jenazah justru berasal dari video yang lebih dulu tersebar di media sosial. Pihak keluarga sangat menyayangkan tindakan ini dan berharap masyarakat berhenti menyebarkan konten sensitif tersebut.
“Video almarhum sudah tersebar, kami minta tolong jangan dibagikan lagi. Kami sekeluarga sedih,” pungkas Yoga.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab kematian korban dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.





