Kadis Pendidikan Sukabumi: Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Sarana Edukasi Budaya Lokal

Foto: Dok. Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, S.I.P., M.M., menegaskan pentingnya melibatkan generasi muda dalam pelestarian budaya lokal melalui momentum Syukuran Nelayan Ciwaru ke-68 Tahun 2025, yang ditutup secara resmi oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, di Pantai Palangpang, Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (22/7/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Eka Nandang menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah mengemas acara tahunan ini bukan hanya sebagai tradisi syukur masyarakat nelayan, tetapi juga sarana edukasi bagi para pelajar tentang nilai-nilai budaya pesisir.

“Kegiatan ini memiliki nilai pendidikan yang sangat tinggi. Anak-anak dan generasi muda bisa belajar tentang tradisi leluhur, pentingnya menjaga lingkungan laut, serta peran nelayan dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Eka, Dinas Pendidikan mendorong sekolah-sekolah di wilayah pesisir untuk menjadikan acara seperti ini sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual. Dengan begitu, nilai-nilai budaya lokal bisa terus tertanam di hati siswa, sekaligus membangun kecintaan mereka pada daerahnya.

“Pelestarian budaya bukan hanya tugas pemerintah dan masyarakat nelayan, tetapi juga harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak kita melalui pendidikan,” tambahnya.

Bupati Sukabumi sendiri dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk jajaran Dinas Pendidikan, yang ikut mendukung pelaksanaan syukuran nelayan sebagai salah satu upaya membangun Sukabumi yang Mubarakah melalui pelestarian budaya dan penguatan ekonomi pesisir,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan penyerahan piala dan piagam penghargaan bagi para pemenang lomba oleh Bupati Sukabumi. Hadir pula Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Bapenda, Kadisbupora, Kabag Umum Setda, para camat di wilayah VI, serta masyarakat pesisir yang memenuhi area pantai.

Syukuran nelayan ke-68 ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia pendidikan untuk terus merawat budaya lokal sebagai bagian dari identitas Kabupaten Sukabumi.

Pos terkait