Sukabumi | Matanusa.net — Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi terus mendorong penguatan sektor peternakan melalui ketersediaan pakan yang berkelanjutan. Upaya tersebut salah satunya dibahas dalam audiensi Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Garuda Astacita Nusantara di Rumah Dinas Bupati, Pendopo Sukabumi, pada Senin (14/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana pengembangan pertanian jagung yang akan diarahkan untuk menopang kebutuhan pakan ternak di Kabupaten Sukabumi.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, turut mendampingi Bupati dalam audiensi tersebut. Kehadiran Dinas Peternakan menjadi bagian penting dalam mendorong konsep pengembangan peternakan yang terintegrasi dengan sektor pertanian.
Perwakilan Garuda Astacita Nusantara menyampaikan bahwa upaya mewujudkan swasembada protein tidak cukup hanya dengan meningkatkan populasi ternak. Ketersediaan pakan berkualitas dan berkelanjutan juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas peternakan.
Karena itu, Garuda Astacita Nusantara bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi berencana menyiapkan pengembangan budidaya jagung sebagai bahan baku pakan ternak.
Rencana tersebut diarahkan melalui pemanfaatan lahan milik PTPN. Pengembangan awal direncanakan berada di Kecamatan Ciambar dan Kecamatan Warungkiara.
“Jagung hasil produksi nantinya diharapkan dapat memperkuat ketersediaan pakan sekaligus mendukung peningkatan produksi daging dan susu. Konsepnya tidak berhenti pada tanaman jagung, tetapi membangun ekosistem pertanian dan peternakan yang terintegrasi,” jelas perwakilan Garuda Astacita Nusantara.
Bagi Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, penguatan ketersediaan pakan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung peningkatan produksi dan produktivitas ternak. Dengan adanya sumber bahan pakan yang berasal dari wilayah sendiri, sektor peternakan diharapkan semakin kuat dan berkelanjutan.
Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, Dinas Peternakan, Garuda Astacita Nusantara, PTPN, serta para pemangku kepentingan lainnya dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan.
“Sinergi antara Garuda Astacita Nusantara, Pemkab Sukabumi, PTPN, serta pemangku kepentingan lainnya diharapkan menjadi langkah awal membangun kawasan pangan produktif. Dari jagung untuk pakan, berkembang menjadi ternak, lalu bermuara pada tersedianya daging dan susu bagi masyarakat,” tegasnya.
Melalui pengembangan tersebut, Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat semakin memperkuat ekosistem peternakan, mulai dari penyediaan pakan hingga peningkatan produksi daging dan susu.
Selain mendukung ketahanan pangan, program tersebut juga berpotensi membuka peluang usaha serta lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitar kawasan pengembangan.
Turut mendampingi Bupati Sukabumi dalam audiensi tersebut Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi drh. Asep Kurnadi dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi.





