Wabup Sukabumi Dorong Ketahanan Pangan sebagai Wujud Pengabdian

Foto: Dokpim.

Sukabumi | Matanusa.net — Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menegaskan komitmennya dalam menghormati jasa para pejuang dan perintis kemerdekaan. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan ramah tamah bersama Angkatan ’45, veteran, Pepabri, PWRI, keluarga pahlawan, warakawuri, serta tokoh masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (17/8/2026), tersebut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, Forkopimcam, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menyampaikan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia bukan sekadar seremoni tahunan. Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk mengenang pengorbanan para pahlawan sekaligus meneruskan nilai-nilai perjuangan kepada generasi penerus.

Ia menilai semangat perjuangan masyarakat Sukabumi juga tercermin dalam peristiwa Palagan Bojongkokosan pada 9 Desember 1945. Peristiwa tersebut menjadi salah satu bukti keberanian dan semangat masyarakat Sukabumi dalam mempertahankan kemerdekaan.

“Semangat perjuangan, persatuan dan kesetiakawanan para pahlawan harus kita pelihara dan wariskan kepada generasi penerus,” ujar Andreas.

Ia berharap nilai-nilai kepahlawanan tidak berhenti pada kegiatan peringatan, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya dan berkah.

Sementara itu, Ketua Pepabri Kabupaten Sukabumi Mayor Purnawirawan Edi Mulyadi mengapresiasi perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sukabumi kepada para purnawirawan.

“Kami ingin mempersatukan purnawirawan satu komando. Terima kasih kepada Pemda yang sudah memperhatikan kami,” ungkapnya.

Sebagai bentuk penghormatan, Wakil Bupati bersama unsur Forkopimda juga menyerahkan cendera mata kepada para perintis kemerdekaan. Pemberian tersebut menjadi simbol penghargaan atas jasa, pengabdian, dan pengorbanan yang telah diberikan untuk bangsa dan negara,” pungkasnya.

Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan hasil perjuangan panjang yang harus dijaga dan diisi dengan pengabdian nyata bagi masyarakat.

Pos terkait