Sukabumi | Matanusa.net – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Khatam Akbar dan Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an yang akan berlangsung di Lapangan Cangehgar, Palabuhanratu, pada Rabu (8/7/2026). Kegiatan berskala besar tersebut diproyeksikan menjadi momentum memperkuat syiar Islam sekaligus membangun semangat masyarakat dalam mencintai dan membumikan Al-Qur’an.
Sebagai langkah akhir sebelum pelaksanaan, Pemkab Sukabumi menggelar rapat koordinasi di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Palabuhanratu, pada Senin (6/7/2026). Rapat dipimpin Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sukabumi, Boyke Martadinata, serta dihadiri seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.
Hadir dalam rapat tersebut perwakilan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, Polres Sukabumi, Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Satpol PP, unsur perbankan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat kecamatan, serta sejumlah perangkat daerah lainnya.
Dalam rapat tersebut, seluruh perangkat daerah melakukan evaluasi terhadap kesiapan masing-masing bidang, mulai dari teknis pelaksanaan acara, pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, pelayanan kesehatan, kebersihan lokasi, kesiapan sarana dan prasarana, hingga mekanisme penyambutan tamu kehormatan.
Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sukabumi, Boyke Martadinata, mengatakan rapat koordinasi terakhir ini menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan telah dipenuhi dan tidak ada kendala yang dapat menghambat jalannya acara.
Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan Khatam Akbar dan Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an. Oleh karena itu, setiap instansi diminta menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara maksimal sesuai dengan bidang masing-masing.
“Kami ingin memastikan seluruh persiapan benar-benar matang, mulai dari teknis pelaksanaan, pengamanan, kesehatan, hingga pelayanan bagi peserta dan tamu undangan. Semua perangkat harus bekerja sesuai tugasnya agar kegiatan ini berlangsung lancar dan sukses,” ujar Boyke.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah juga memberikan perhatian khusus terhadap kesiapan menerima tamu undangan dari pemerintah pusat maupun tokoh-tokoh nasional. Koordinasi terus dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai agenda yang telah disusun.
Salah satu fokus pembahasan dalam rapat tersebut adalah kesiapan menyambut kehadiran Menteri Agama Republik Indonesia yang dijadwalkan menghadiri kegiatan, bersama sejumlah tokoh nasional lainnya. Untuk itu, seluruh aspek pelayanan, keamanan, hingga protokoler dipastikan berjalan optimal.
Selain itu, panitia juga terus melakukan pendataan dan verifikasi peserta. Berdasarkan data sementara, jumlah peserta yang telah terdaftar dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sukabumi mencapai 11.160 orang. Angka tersebut masih akan diverifikasi kembali untuk memastikan jumlah peserta yang benar-benar hadir, sekaligus mempersiapkan mekanisme mobilisasi jamaah dari masing-masing wilayah,” pungkasnya.
Kegiatan Khatam Akbar dan Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an diharapkan menjadi salah satu kegiatan keagamaan terbesar di Kabupaten Sukabumi pada tahun 2026. Tidak hanya menjadi ajang khataman Al-Qur’an secara bersama-sama, kegiatan ini juga menjadi gerakan nyata untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap wakaf Al-Qur’an sebagai upaya mendukung pendidikan Islam, dakwah, serta penyediaan Al-Qur’an bagi masjid, musala, pondok pesantren, dan lembaga pendidikan keagamaan.
Melalui persiapan yang matang dan kolaborasi seluruh pihak, Pemerintah Kabupaten Sukabumi optimistis pelaksanaan Khatam Akbar dan Gerakan Wakaf 1 Juta Al-Qur’an akan berlangsung aman, tertib, lancar, dan penuh khidmat, sekaligus memperkuat nilai-nilai religius serta semangat kebersamaan masyarakat dalam membangun Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah.





