Dinas Peternakan Sukabumi Dukung Penguatan Sistem Merit untuk Tingkatkan Profesionalisme ASN

Foto: Disnak Kabupaten Sukabumi.

Sukabumi | Matanusa.net – Pengukuhan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman dan pelantikan 95 Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (1/7/2026), menjadi momentum penguatan reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa seluruh kebijakan kepegawaian dilaksanakan berdasarkan sistem merit yang mengedepankan kompetensi, potensi, integritas, dan kinerja sebagai dasar pengembangan karier ASN.

Menindaklanjuti arah kebijakan tersebut, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Asep Kurnadi, menyatakan kesiapan jajarannya untuk terus memperkuat kualitas sumber daya manusia agar mampu memberikan pelayanan publik yang semakin profesional dan berkualitas.

Menurut Asep Kurnadi, penerapan sistem merit memberikan kesempatan yang sama bagi setiap ASN untuk berkembang berdasarkan prestasi dan kompetensi yang dimiliki, sehingga mampu mendorong terciptanya birokrasi yang lebih objektif, akuntabel, dan berintegritas.

Ia menegaskan bahwa Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi akan terus mendorong peningkatan kapasitas aparatur melalui pendidikan, pelatihan, serta pengembangan kompetensi sesuai kebutuhan organisasi dan perkembangan sektor peternakan.

“Semangat sistem merit harus menjadi motivasi bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya kepada para peternak di Kabupaten Sukabumi,” ujar Asep Kurnadi.

Menurutnya, aparatur yang profesional merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam menjalankan berbagai program pembangunan sektor peternakan, mulai dari peningkatan produksi ternak, kesehatan hewan, hingga pemberdayaan peternak,” pungkasnya.

Melalui komitmen tersebut, Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi siap mendukung visi Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Pos terkait