Sukabumi | Matanusa.net – Upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan hidup terus digencarkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, khususnya melalui jalur pendidikan. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut ditunjukkan dengan pemberian Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2025 kepada sepuluh sekolah yang dinilai berhasil membangun budaya ramah lingkungan secara berkelanjutan.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian acara Sukabumi Awards 2025. Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, secara langsung memberikan apresiasi kepada sekolah-sekolah penerima sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi mereka dalam mengintegrasikan nilai-nilai pelestarian lingkungan ke dalam aktivitas pendidikan sehari-hari.
Nunung menyampaikan bahwa Program Sekolah Adiwiyata bukan hanya sekadar penilaian administratif atau kegiatan seremonial tahunan, melainkan sebuah gerakan bersama untuk membentuk karakter generasi muda agar lebih peduli, bertanggung jawab, dan sadar akan pentingnya menjaga lingkungan hidup.
“Melalui Sekolah Adiwiyata, kita ingin menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini. Ini bukan sekadar program, tetapi investasi jangka panjang dalam membentuk karakter peserta didik yang cinta lingkungan,” ujar Nunung, Rabu (4/2/2026).
Adapun sepuluh sekolah yang berhasil meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten Sukabumi Tahun 2025 yakni MAS Assalam, MI Bojong Menteng, SMAN 1 Nagrak, SMAN 1 Sukaraja, SMPN 1 Kebonpedes, MI Ciranji, SMAN 1 Cikakak, MTsN 2 Sukabumi, MAN 4 Sukabumi, serta MTs Assaadah.
Nunung menjelaskan, sekolah-sekolah tersebut dinilai mampu menerapkan enam aspek utama Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH) secara konsisten. Keenam aspek itu mencakup pengelolaan kebersihan sanitasi dan drainase, manajemen sampah, penanaman serta pemeliharaan pohon, konservasi air, efisiensi energi, hingga pengembangan inovasi ramah lingkungan di lingkungan sekolah.
Menurutnya, penerapan PRLH tidak hanya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan hijau, tetapi juga membentuk sikap disiplin, rasa tanggung jawab, serta kepedulian sosial di kalangan siswa.
“Sekolah-sekolah penerima Adiwiyata ini diharapkan menjadi role model bagi sekolah lainnya. Dengan begitu, semangat menjaga lingkungan dapat menyebar lebih luas di dunia pendidikan Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya.
DLH Kabupaten Sukabumi, lanjut Nunung, akan terus melakukan pendampingan dan pembinaan agar program lingkungan hidup di sekolah dapat berjalan secara berkelanjutan dan semakin berkembang.
“Ini adalah bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang bersih, hijau, dan berkelanjutan,” pungkasnya.





