Sukabumi | Matanusa.net – Tim Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Sukalarang melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi bantuan ayam petelur di Desa Cikujang, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, pada Senin 12 Januari 2026, sebagai upaya memastikan program bantuan peternakan berjalan optimal.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, ayam petelur yang dibantu saat ini telah berumur 23 minggu dengan total populasi sebanyak 600 ekor. Dari jumlah tersebut, tercatat produksi telur mencapai 397 butir per hari, menunjukkan produktivitas ternak yang cukup baik pada fase awal bertelur.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, menyampaikan bahwa kegiatan evaluasi ini bertujuan untuk memantau kondisi kesehatan ayam, manajemen pakan, serta tingkat produktivitas ternak yang diberikan kepada masyarakat, saat di hubungi melalui WhatsApp, pada Selasa (13/1/2026).
“Monitoring ini penting untuk memastikan kesehatan ternak tetap terjaga, manajemen pemeliharaan berjalan dengan baik, serta bantuan ayam petelur benar-benar memberikan manfaat ekonomi bagi peternak,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui pendampingan dan monitoring rutin, Puskeswan Sukalarang berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan produktivitas peternakan rakyat sekaligus menjaga kesehatan hewan di wilayah kerja,” pungkasnya.
Program bantuan ayam petelur ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat desa melalui sektor peternakan yang berkelanjutan.





