Sukabumi | Matanusa.net – Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi memperingati Hari Lahan Basah Sedunia yang jatuh pada 2 Februari 2026, sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keberlanjutan ekosistem perairan dan lahan basah yang memiliki peran vital bagi sektor perikanan dan kehidupan masyarakat.
Peringatan Hari Lahan Basah Sedunia tahun ini mengusung tema “Lahan Basah dan Pengetahuan Tradisional: Merayakan Warisan Budaya”, yang menekankan pentingnya pelestarian lahan basah sebagai sumber daya alam sekaligus ruang hidup yang sarat nilai kearifan lokal.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Sri Padmoko, A.Pi., M.P., menyampaikan bahwa lahan basah merupakan ekosistem penting yang mendukung keberlanjutan perikanan tangkap maupun budidaya. Menurutnya, danau, sungai, rawa, dan kawasan pesisir memiliki fungsi ekologis yang tidak hanya menjaga keseimbangan lingkungan, tetapi juga menopang perekonomian masyarakat nelayan dan pembudidaya ikan.
Ia menegaskan bahwa pengelolaan lahan basah harus dilakukan secara bijak dan berkelanjutan dengan tetap menghormati pengetahuan tradisional masyarakat yang selama ini telah terbukti mampu menjaga kelestarian sumber daya perairan.
Melalui peringatan Hari Lahan Basah Sedunia 2026, Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan lahan basah, guna mendukung keberlanjutan sektor perikanan serta mewariskan lingkungan yang sehat dan produktif bagi generasi mendatang.





