Bangun Rumah Layak Huni, Satgas Yonif 521/DY Wujudkan Kepedulian di Distrik Napua Papua Pegunungan

Satgas Yonif 521/DY bersama warga Distrik Napua bergotong royong membangun rumah layak huni. Kehadiran TNI membuat pekerjaan berat menjadi lebih ringan. (Foto: Yonif 521/DY).

Jayawijaya | Matanusa.net – Satgas TNI Yonif 521/DY terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat di daerah penugasan. Kali ini, prajurit Macan Kumbang melaksanakan karya bakti membangun rumah layak huni bagi warga di Kampung Napua, Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Kamis (4/9/2025).

Suasana gotong royong tampak hangat ketika personel Satgas bersama warga bahu membahu mengangkat material, menata batu, hingga menyerut kayu. Kehadiran TNI tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Danpos Napua, Lettu Inf Suratno, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program karya bakti TNI yang terus digalakkan.

“Kami hadir untuk membantu meringankan beban warga. Melalui semangat gotong royong, pekerjaan berat terasa lebih ringan dan cepat selesai. Harapan kami, rumah ini dapat segera ditempati dengan nyaman,” ujarnya.

Pemilik rumah, Bapak Fredi Matuan, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya.

“Saya merasa sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Pekerjaan yang tadinya berat kini menjadi lebih ringan dan cepat selesai. Terima kasih atas kepedulian ini,” ungkapnya haru.

“Semangat kebersamaan terpancar saat prajurit Satgas Yonif 521/DY dan warga Napua bahu-membahu menata fondasi rumah. Gotong royong menjadi kunci terciptanya kesejahteraan bersama.”

Dansatgas Yonif 521/DY, Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E., M.I.P., menegaskan bahwa karya bakti ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat Papua.

“Melalui karya bakti, kami berharap kebersamaan yang terjalin semakin erat serta menjadi contoh semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Program pembangunan rumah layak huni ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi antara prajurit TNI dengan warga. Selain itu, kegiatan ini turut membantu menjaga kearifan lokal dan semangat persaudaraan yang menjadi ciri khas masyarakat Papua.